SIDOARJO | JWI –Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dipimpin langsung Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (8/1/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, sejumlah pejabat utama Polda Jatim, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, serta perwakilan Pangdam V/Brawijaya.

Panen jagung kali ini dilaksanakan di lahan seluas 1 hektare dengan estimasi hasil mencapai sekitar 3 ton jagung. Hal tersebut disampaikan Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol Ari Wibowo.
“Hasil panen ini akan dimutasi ke tingkat daerah. Setelah panen, lahan akan kembali disiapkan untuk penanaman berikutnya sebagai bagian dari siklus berkelanjutan,” ujar Ari.
Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing menyampaikan bahwa panen raya ini merupakan hasil sinergi antara Polresta Sidoarjo dan kelompok tani di wilayah Tanggulangin.
“Hasil panen akan diserap oleh Bulog, namun terlebih dahulu melalui proses pengeringan. Kami bersama Pemkab Sidoarjo, Kodim 0816, dan seluruh pemangku kepentingan akan terus menanam dan memanen kembali agar program ini berkelanjutan,” tegasnya.

Christian menambahkan, program ini diharapkan menjadi dorongan bagi masyarakat untuk ikut serta dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen penuh mendukung agenda strategis ketahanan pangan nasional.
“Pemkab Sidoarjo siap mendukung penuh program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto. Terima kasih kepada Polri yang terus mengawal program ini, juga kepada TNI, Bulog, serta seluruh pihak yang turut bersinergi,” ujar Hj. Mimik.

Menurutnya, keterlibatan langsung aparat keamanan bersama pemerintah daerah di sektor pertanian menjadi bukti bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan petani, tetapi merupakan tanggung jawab bersama demi kedaulatan pangan bangsa.
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026 ini menjadi simbol kuat kolaborasi antara Polri, TNI, Pemprov Jatim, dan Pemkab Sidoarjo, sekaligus mempertegas posisi Sidoarjo sebagai bagian penting dalam menjaga pasokan pangan Jawa Timur dan nasional.(Tim)






















