SIDOARJO | JWI – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mengakselerasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program strategis nasional Presiden RI Prabowo Subianto.
Komitmen itu ditandai dengan peresmian (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) SPPG Temu Prambon 001 di Desa Temu, Kecamatan Prambon, Selasa (13/1/2026), yang dirangkai dengan tasyakuran dan doa bersama.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, Wakil Ketua DPRD Sidoarjo H.Kayan Samari, Anggota DPRD Irda, perwakilan Dinas Kesehatan, jajaran Forkopimda, Camat Prambon, para kepala desa, kepala sekolah, serta ratusan siswa SD dan SMP penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Hj.Mimik Idayana menyampaikan bahwa SPPG Temu Prambon 001 menjadi bagian penting dari perluasan layanan dapur MBG di Kabupaten Sidoarjo.

“Alhamdulillah hari ini kita berada di Desa Temu bersama Ibu Kepala Desa dalam rangka peresmian SPBG 001. Nantinya akan menyusul SPPG 002 dan seterusnya.
Mudah-mudahan pada tahun 2026 seluruh kebutuhan dapur SPPG di Kabupaten Sidoarjo dapat terpenuhi,” ujar Hj. Mimik Idayana.
Ia menjelaskan bahwa secara ideal Kabupaten Sidoarjo membutuhkan sekitar 370 dapur SPPG, sementara jumlah yang sudah beroperasi saat ini terus bertambah dan akan disesuaikan kembali dengan data resmi. Menurutnya, yang terpenting adalah kualitas dan standar pengelolaan dapur.

“Mulai dari perencanaan, proses memasak, pengemasan hingga distribusi, semuanya sudah memenuhi standar SPPG. Kapasitas dapur ini mencapai sekitar 505 porsi per hari, sehingga benar-benar siap melayani kebutuhan gizi anak-anak,” tambahnya.
Hj.Mimik Idayana juga menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program makan gratis, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun kualitas sumber daya manusia menuju generasi emas Indonesia.
“Program ini adalah visi besar Presiden Prabowo untuk meningkatkan kesehatan, kecerdasan, dan daya saing anak-anak kita.
Pemerintah daerah berkomitmen penuh agar program ini berjalan lancar, aman, dan berkualitas,” tegasnya.
Selain meningkatkan asupan gizi, keberadaan dapur SPPG juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Puluhan warga telah terserap sebagai tenaga kerja, sementara bahan pangan seperti sayuran dan bahan pokok lainnya diprioritaskan berasal dari petani dan pelaku usaha lokal di wilayah Prambon.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sidoarjo H. Kayan Samari mengapresiasi bertambahnya dapur SPPG di Kecamatan Prambon. Ia menilai perluasan dapur MBG harus terus dipercepat agar tidak ada lagi sekolah yang tertinggal.

“Kita ingin seluruh anak SD dan SMP di Sidoarjo mendapatkan hak yang sama atas makanan bergizi. Ini bagian dari upaya kita membangun masa depan bangsa,” ujarnya.
Peresmian SPPG Temu Prambon 001 ditandai dengan doa bersama dan peninjauan langsung ke dapur layanan. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap dapur ini menjadi contoh bagi SPPG lain dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh wilayah Sidoarjo.
Reporter : Sugi JWI
Redaksi : JWI





















