Roadshow Bazar APKLI di 18 Kecamatan Dapat Dukungan Wabup Sidoarjo, Libatkan UMKM, PKL dan Seni Budaya

SIDOARJO | JWI – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.AP., menerima audiensi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kabupaten Sidoarjo di Rumah Dinas Wakil Bupati, Kamis (2/7/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pengembangan pedagang kaki lima (PKL) melalui program Roadshow Bazar APKLI di 18 kecamatan.

Audiensi turut dihadiri perwakilan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo beserta jajaran.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPD APKLI Kabupaten Sidoarjo, Dra. Sri Wahyuningsih, memaparkan berbagai program yang telah dijalankan organisasi selama sembilan bulan terakhir. Kegiatan tersebut meliputi bazar UMKM, sosialisasi layanan perbankan bekerja sama dengan Bank Jatim dan Bank Delta Artha, sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan, hingga roadshow baking demo dan cooking class di sejumlah desa.

APKLI juga menyampaikan rencana penyelenggaraan Roadshow Bazar APKLI di 18 kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo sebagai upaya memperluas akses pemasaran produk UMKM sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.

Menanggapi usulan tersebut, Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menyatakan dukungan penuh. Menurutnya, kegiatan bazar akan lebih menarik apabila dikemas sebagai ajang promosi potensi daerah, bukan sekadar tempat transaksi jual beli.

“Kalau hanya bazar saja, masyarakat mungkin kurang tertarik. Libatkan semua desa dan kelurahan. Tampilkan UMKM, PKL, drumband anak-anak, kesenian, dan potensi lain yang dimiliki. Dengan begitu, setiap penyelenggaraan bazar akan memiliki daya tarik yang berbeda dan lebih meriah,” ujar Mimik.

Ia juga mengusulkan adanya doorprize maupun penghargaan bagi desa atau kelurahan dengan penampilan terbaik untuk meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memacu kreativitas setiap wilayah.

Selain itu, Mimik menilai Kabupaten Sidoarjo memiliki peluang besar memperkuat ekonomi kerakyatan karena berada di kawasan yang dikelilingi banyak perusahaan industri. Ia mendorong pemerintah kecamatan agar aktif membangun komunikasi dengan dunia usaha sehingga program Corporate Social Responsibility (CSR) dapat dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat.

“Kalau CSR perusahaan dikelola dengan baik, saya yakin manfaatnya sangat besar. Kecamatan harus aktif berkomunikasi dengan perusahaan agar warga sekitar mendapat prioritas kesempatan kerja dan program pemberdayaan,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Amat menyatakan siap mendukung berbagai program APKLI yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM dan PKL.

“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo pada prinsipnya siap mendukung. Silakan mengajukan program atau kegiatan secara resmi agar dapat kami koordinasikan dan difasilitasi sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap usulan kegiatan perlu dilengkapi administrasi dan proposal agar dapat diproses melalui koordinasi dengan perangkat daerah terkait. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro juga membuka peluang kolaborasi bersama APKLI, termasuk mengoptimalkan kemitraan dengan perusahaan melalui program CSR guna memperkuat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Sidoarjo.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, serta DPD APKLI Sidoarjo diharapkan mampu memperluas pemberdayaan UMKM dan PKL, meningkatkan daya saing produk lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata hingga tingkat desa dan kelurahan.(*).

Reporter : Sugi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *