SIDOARJO | JWI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mulai mematangkan persiapan The DARJO Big SALE 2027 sebagai program kolaboratif untuk menggerakkan roda perekonomian daerah. Kegiatan ini dirancang tidak hanya menghadirkan promo belanja, tetapi juga menjadi momentum memperkuat daya saing UMKM, meningkatkan transaksi perdagangan, serta mendorong kunjungan wisata ke Kabupaten Sidoarjo.
Rencana tersebut dibahas dalam audiensi Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, S.AP. bersama perwakilan UMKM binaan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopum) Kabupaten Sidoarjo dan Portalindo di Rumah Dinas Wakil Bupati, Selasa (14/7/2026). Pertemuan itu turut dihadiri Kepala Diskopum Kabupaten Sidoarjo M. Edi Kurniadi, S.T., M.M.

Dalam paparannya, perwakilan UMKM menjelaskan bahwa The DARJO Big SALE 2027 merupakan gerakan ekonomi terpadu yang melibatkan pusat perbelanjaan, pasar tradisional, toko modern, hotel, restoran, showroom, sentra oleh-oleh, hingga ribuan pelaku UMKM di seluruh Kabupaten Sidoarjo.
Program tersebut juga akan dipadukan dengan promosi wisata belanja, kuliner, budaya, dan ekonomi kreatif melalui bazar produk unggulan, pertunjukan seni budaya, hiburan rakyat, serta berbagai agenda promosi yang diharapkan mampu menarik wisatawan dan pembeli dari berbagai daerah, khususnya di Jawa Timur.

Menanggapi paparan tersebut, Wakil Bupati Mimik Idayana menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan tersebut. Namun, ia meminta agar konsep penyelenggaraan disusun secara matang agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha.
“Tolong dikaji lebih mendalam sehingga benar-benar mampu mendongkrak geliat UMKM dan perekonomian masyarakat Sidoarjo,” tegas Mimik.

Menurutnya, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah sehingga harus terus diperkuat melalui inovasi, digitalisasi, promosi yang berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor.
Mimik berharap The DARJO Big SALE dapat berkembang menjadi agenda tahunan berskala regional bahkan nasional yang mampu meningkatkan nilai transaksi ekonomi, memperluas pasar produk lokal, menarik lebih banyak wisatawan, sekaligus memperkuat citra Sidoarjo sebagai destinasi wisata belanja, kuliner, dan budaya.

Sementara itu, Kepala Diskopum Kabupaten Sidoarjo, M. Edi Kurniadi, menyatakan kesiapan pihaknya menggandeng berbagai pelaku usaha, mulai dari toko modern, swalayan, hotel, restoran, sentra konveksi, jasa pencucian kendaraan, hingga pasar tradisional.
“Kami akan memberikan potongan harga pada produk tertentu di toko maupun swalayan yang bekerja sama. Setiap peserta juga akan diberi penanda atau banner khusus agar mudah dikenali masyarakat,” ujarnya.

Menurut Edi, program tersebut tidak hanya menyasar masyarakat Sidoarjo, tetapi juga wisatawan dan pengunjung dari luar daerah. Dengan meningkatnya jumlah pengunjung dan transaksi selama pelaksanaan kegiatan, perputaran ekonomi lokal diharapkan ikut meningkat sehingga berdampak positif bagi para pelaku usaha.
Dalam audiensi itu, perwakilan UMKM juga mengusulkan pelibatan generasi muda sebagai mitra pemasaran digital. Karang Taruna, komunitas kreatif, hingga lulusan sekolah maupun perguruan tinggi diharapkan dapat membantu memasarkan produk lokal melalui media sosial dan berbagai platform digital dengan skema insentif berbasis hasil penjualan.

Selain itu, koperasi dan lembaga pendamping UMKM didorong bertransformasi menjadi pusat inkubasi bisnis yang berperan dalam penguatan merek, pendampingan digital, peningkatan kualitas produk, serta perluasan akses pasar agar produk unggulan Sidoarjo mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Usai menerima audiensi bersama pelaku UMKM, Wakil Bupati Mimik Idayana juga menerima perwakilan Ikatan Pedagang Pasar Mandiri Sidoarjo yang menyampaikan aspirasi terkait aktivitas pasar kaget di sejumlah desa.

Melalui sinergi antara Pemkab Sidoarjo, Diskopum, Portalindo, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan dunia usaha, The DARJO Big SALE 2027 diharapkan menjadi ikon baru kebangkitan ekonomi lokal. Program ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem UMKM, meningkatkan daya tarik investasi dan sektor pariwisata, serta mengukuhkan Kabupaten Sidoarjo sebagai salah satu pusat perdagangan, ekonomi kreatif, dan destinasi wisata belanja unggulan di Jawa Timur.
Reporter: Sugi





