SIDOARJO | JWI – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana menerima audiensi Relawan Anak Muda yang tergabung dalam komunitas Info Lantas Sidoarjo (ILS), Rabu (18/2/2026) pukul 10.00 WIB di Rumah Dinas Wakil Bupati Sidoarjo.
Audiensi tersebut membahas percepatan penanganan jalan berlubang di sejumlah titik wilayah Kabupaten Sidoarjo yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Pertemuan berlangsung dialogis dan turut dihadiri perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Kabupaten Sidoarjo.
Dalam kesempatan itu, para relawan memaparkan data lapangan berupa dokumentasi foto, rekaman video, serta daftar titik jalan rusak yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, terutama saat musim hujan.

Perwakilan ILS menyampaikan bahwa sejumlah ruas jalan dengan intensitas lalu lintas tinggi mengalami kerusakan cukup parah dan belum tertangani secara optimal. Kondisi tersebut, menurut mereka, kerap memicu kecelakaan, khususnya pada malam hari ketika jarak pandang terbatas.
“Kami menerima banyak laporan dari masyarakat terkait pengendara yang terjatuh akibat lubang jalan. Harapannya ada percepatan penanganan agar tidak terus memakan korban,” ujar salah satu perwakilan relawan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Bupati Hj.Mimik Idayana menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk merespons laporan masyarakat secara cepat, terukur, dan berbasis skala prioritas.
“Kami mengapresiasi kepedulian relawan anak muda dan masyarakat yang aktif menyampaikan laporan. Infrastruktur jalan menyangkut keselamatan serta kelancaran aktivitas ekonomi warga. Kami akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mempercepat penanganan,” tegasnya.
Ia juga meminta Dinas PUBM melakukan pemetaan ulang terhadap titik-titik kerusakan berdasarkan tingkat urgensi, volume kendaraan, serta potensi risiko kecelakaan.
Penanganan darurat akan diprioritaskan pada ruas dengan kondisi paling kritis, sembari menyiapkan perbaikan permanen melalui program pemeliharaan rutin maupun peningkatan kualitas jalan.
Menurutnya, partisipasi publik menjadi elemen penting dalam pengawasan pembangunan infrastruktur.
Pemerintah daerah, kata dia, membuka ruang komunikasi seluas-luasnya agar laporan warga dapat diverifikasi secara cepat dan ditindaklanjuti sesuai prosedur teknis.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah konkret kolaborasi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat dalam mempercepat perbaikan infrastruktur jalan. Selain meningkatkan kualitas pelayanan publik, upaya itu juga ditargetkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang di wilayah Sidoarjo.(*).
Editor : JWI





