MERANGIN | JWI – Kondisi Anjungan Kabupaten Merangin di kawasan Eks MTQ Taman Rimba, Kota Jambi, menuai perhatian serius Bupati Merangin M. Syukur bersama Wakil Bupati A. Khafidh. Keduanya turun langsung meninjau kondisi anjungan tersebut pada Sabtu (27/12/2025).
Dalam peninjauan itu, Bupati dan Wakil Bupati mendapati kondisi anjungan yang tampak terbengkalai dan jauh dari kata terawat. Rumput liar tumbuh subur menutupi hampir seluruh area halaman, sementara sejumlah bagian bangunan terlihat keropos dan mengalami kerusakan.
Tak hanya itu, replika aliran Sungai Merangin serta goa buatan yang selama ini menjadi ikon dan daya tarik Anjungan Merangin juga tampak tidak terurus. Area tersebut kini dipenuhi semak belukar, mencerminkan minimnya perawatan dalam waktu cukup lama.

Meski demikian, pada saat kunjungan berlangsung, beberapa pekerja terlihat mulai melakukan pembersihan dan perbaikan di sejumlah titik. Bupati dan Wakil Bupati pun menegaskan agar proses pembenahan dilakukan secara maksimal dan berkelanjutan.
“Anjungan ini tidak ubahnya sebagai identitas Kabupaten Merangin. Jika anjungan ini terbengkalai, bangunannya rusak, dan tamannya semak, maka seperti itulah orang akan menilai Merangin,” tegas Bupati Merangin M. Syukur sambil memeriksa satu per satu bagian bangunan dan kondisi halaman.
Menurutnya, Anjungan Merangin harus menjadi wajah daerah yang mencerminkan kebanggaan, kerapian, dan keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga aset milik bersama.
“Karena itu, anjungan ini harus bersih, tertata, dan terawat dengan baik,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Wakil Bupati Merangin A. Khafidh. Ia meminta kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar tidak hanya fokus pada perbaikan awal, tetapi juga memastikan pemeliharaan jangka panjang.
“Saat ini sedang dibersihkan dan diperbaiki. Ke depan, harus dijaga dan dirawat secara rutin. Jangan sampai kembali terbengkalai,” ujar Wabup singkat.
Anjungan Kabupaten Merangin merupakan salah satu aset pemerintah daerah yang memiliki nilai strategis sebagai sarana promosi budaya dan identitas daerah di tingkat provinsi. Pemerintah Kabupaten Merangin berkomitmen untuk mengembalikan fungsi dan keindahan anjungan tersebut agar kembali menjadi kebanggaan masyarakat.
Reporter: Edi Irwan






















