SIDOARJO | JWI – Ribuan jamaah mengikuti Pengajian Umum dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Hari Lahir (Harlah) ke-27 Pondok Pesantren (Ponpes) Tanwirul Afkar, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (12/9/2026) malam.
Kegiatan yang digelar di Keraton 12, Aula SOLID Ponpes Tanwirul Afkar, Desa Tempel, Kecamatan Krian, berlangsung khidmat. Lantunan ayat suci Al-Qur’an, sholawat, istighfar dan dzikir menggema di lingkungan pesantren dan diikuti ribuan jamaah yang hadir.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, S.AP, Camat Krian Kusdianto, M.H, beserta jajaran Forkopimka Krian, Kepala Desa Tempel, para ulama, kiai, pengasuh pesantren, ustadz dan ustadzah, wali santri, serta keluarga besar Ponpes Tanwirul Afkar.
Kegiatan tersebut juga dihadiri dan menjadi momentum silaturahmi bersama Pengasuh Ponpes Tanwirul Afkar K.H. Achmad Zamzuri, M.Pd., bersama Hj. Nur Ainiyah, yang selama ini bersama-sama mengasuh dan membimbing perjalanan pendidikan pesantren.
Memasuki usia ke-27 tahun, Ponpes Tanwirul Afkar terus menjadi bagian dari kehidupan pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi muda di Kabupaten Sidoarjo. Perjalanan panjang tersebut tidak lepas dari ketekunan para pengasuh, kiai, ustadz dan ustadzah, serta dukungan para wali santri dan masyarakat.

Kehadiran Wabup Mimik menjadi bagian dari momentum silaturahmi sekaligus bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terhadap keberadaan pesantren sebagai salah satu pilar penting pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.
Dalam sambutannya, Mimik menyampaikan rasa syukur dapat hadir dan bersilaturahmi bersama keluarga besar Ponpes Tanwirul Afkar dalam suasana penuh kekeluargaan sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya mengucapkan selamat Harlah ke-27 untuk Pondok Pesantren Tanwirul Afkar,” ujar Mimik.
Menurutnya, perjalanan selama 27 tahun bukanlah waktu yang singkat. Selama kurun tersebut, pesantren telah melewati berbagai perjuangan, suka duka dan tantangan dalam menjalankan peran pendidikan keagamaan.
Mimik menegaskan, Pemkab Sidoarjo akan terus memberikan perhatian terhadap pendidikan pesantren. Sebab, pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan perekonomian, tetapi juga kualitas masyarakat, keimanan dan akhlaknya.
“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tentu akan terus mendukung pendidikan pesantren. Kita ingin Sidoarjo bukan hanya maju pembangunannya, tetapi juga maju masyarakatnya, kuat imannya dan bagus akhlaknya,” tegasnya.

Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak
Dalam kesempatan tersebut, Mimik menyoroti pentingnya pendidikan karakter dan akhlak bagi generasi muda. Menurutnya, penguasaan ilmu pengetahuan harus berjalan beriringan dengan pembentukan akhlak.
“Ilmu itu penting, tetapi akhlak juga jauh lebih penting,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para kiai, pengasuh, ustadz dan ustadzah serta wali santri yang selama ini istiqomah mendidik dan mendampingi para santri.
Mimik berharap Ponpes Tanwirul Afkar yang telah memasuki usia ke-27 semakin solid, berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Semoga di usia yang ke-27 ini, Pondok Pesantren Tanwirul Afkar semakin solid, berkah, bermanfaat dan terus melahirkan generasi yang berilmu serta berakhlak mulia,” harapnya.
Wabup Mimik Titip Doa untuk Sidoarjo
Tidak hanya memberikan ucapan selamat, Wabup Mimik juga menitipkan doa kepada para ulama dan jamaah yang hadir agar Kabupaten Sidoarjo ke depan semakin baik, maju dan sejahtera.
Ia meminta agar para jamaah senantiasa mendoakan para pemimpin Kabupaten Sidoarjo agar mampu menjalankan amanah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Saya titip doa. Kalau bisa, setiap hari, setiap selesai sholat, doakan semoga kita, terutama pemimpin Kabupaten Sidoarjo dan para pejabatnya, selalu menjadi pemimpin yang amanah, diberikan ketenteraman dan keberkahan, serta masyarakat semakin sejahtera,” tuturnya.
Mimik mengaku merasakan kekhidmatan rangkaian istighosah, sholawat dan dzikir yang dilantunkan bersama oleh ribuan jamaah.
Ia berharap seluruh doa yang dipanjatkan pada malam tersebut mendapatkan ijabah dari Allah SWT, khususnya bagi kemajuan Ponpes Tanwirul Afkar dan Kabupaten Sidoarjo.

“Semoga dengan doa-doa panjenengan semua malam ini, doanya diijabahi. Terutama untuk pondok ini dan tentunya untuk Kabupaten Sidoarjo, supaya lebih baik lagi, lebih maju masyarakatnya dan semakin sejahtera,” ujarnya.
27 Tahun Menjaga Tradisi Pendidikan Pesantren
Peringatan Harlah ke-27 menjadi momentum bagi keluarga besar Ponpes Tanwirul Afkar untuk terus menjaga semangat pendidikan pesantren sekaligus memperkuat peran dalam membentuk generasi yang memiliki ilmu pengetahuan, keimanan dan akhlak mulia.
Di bawah pengasuhan K.H. Achmad Zamzuri, M.Pd. dan Hj. Nur Ainiyah, Ponpes Tanwirul Afkar terus menjalankan peran pendidikan dan pembinaan santri dengan dukungan para kiai, ustadz dan ustadzah, wali santri serta masyarakat.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dan mempererat hubungan antara pesantren, ulama, pemerintah serta masyarakat.
Sebelum mengakhiri sambutan, Mimik menyampaikan pantun sebagai ungkapan selamat kepada keluarga besar Ponpes Tanwirul Afkar.
“Jalan-jalan ke Krian naik dokar, tidak lupa singgah membeli jajanan. Selamat Harlah ke-27 Pondok Pesantren Tanwirul Afkar, semoga semakin maju dan penuh keberkahan,” ucapnya.
Suasana kemudian kembali dipenuhi lantunan doa, sholawat dan dzikir. Ribuan jamaah mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat hingga malam, menjadikan peringatan Maulid Nabi dan Harlah ke-27 Ponpes Tanwirul Afkar sebagai momentum spiritual sekaligus ajang mempererat silaturahmi masyarakat Krian dan sekitarnya.(*).
Reporter : Sugi.






