BANGKO | JWI – Wakil Bupati Merangin, M. Khafidh, menggelar acara syukuran menempati rumah dinas di lingkungan Kelurahan Pematang Kandis, Kecamatan Bangko, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyambutan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dan berlangsung khidmat.
Hadir dalam acara tersebut Bupati Merangin M. Syukur beserta istri, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, pimpinan perbankan dan pengusaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perangkat RT dan desa setempat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati M. Khafidh menyampaikan rasa syukur atas rampungnya rehabilitasi fasilitas rumah dinas yang kini ditempatinya. Ia menegaskan bahwa rumah dinas tersebut bukan hanya rumah jabatan, melainkan terbuka untuk seluruh masyarakat Merangin.

“Seperti yang sering disampaikan Pak Bupati, rumah dinas ini adalah rumah masyarakat. Kami terbuka untuk siapa saja, meskipun tentu ada waktu istirahat,” ujar Wabup Khafidh sambil berseloroh, yang disambut tawa para undangan.
Ia menjelaskan, kepindahannya ke rumah dinas baru dapat dilakukan beberapa waktu setelah pelantikan pada 28 Februari 2025 lalu karena menunggu proses renovasi selesai.
Dengan menempati rumah dinas tersebut, Wabup berharap koordinasi dan silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat dapat semakin erat, terutama menjelang bulan suci Ramadan.
Sementara itu, Bupati Merangin M. Syukur menginstruksikan Sekretaris Daerah bersama OPD terkait untuk segera melengkapi fasilitas penunjang di rumah dinas Wakil Bupati.
“Tugas kita adalah memastikan Pak Wakil Bupati dapat bekerja dengan nyaman, sehingga pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal. Fasilitas yang masih kurang agar segera dilengkapi,” tegas Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya nilai silaturahmi dalam momentum tersebut. Menurutnya, rumah dinas harus menjadi ruang dialog dan diskusi dalam upaya membangun Kabupaten Merangin ke arah yang lebih baik.
“Jangan segan datang ke rumah dinas Wakil Bupati maupun rumah dinas Bupati. Apalagi menjelang Ramadan, ini momen yang tepat untuk saling memaafkan dan mempererat persaudaraan,” pungkasnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang diikuti para tokoh masyarakat, alim ulama, serta awak media.
Reporter: Afadal





