Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Temui Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Dorong Pelestarian Budaya hingga Jejak Kerajaan Jenggolo

JAKARTA | JWI – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.AP, melakukan audiensi dengan Fadli Zon di Jakarta, Selasa (28/4/2026), guna mendorong pelestarian dan pengembangan budaya lokal Sidoarjo hingga penguatan sejarah Kerajaan Jenggolo.

Audiensi tersebut berlangsung usai kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Asosiasi Wakil Kepala Daerah (ASWAKADA) 2026. Dalam pertemuan itu, Wabup Mimik didampingi suaminya, H. Rahmat Muhajirin.

Pertemuan membahas langkah strategis pelestarian, penggalian, dan pengembangan budaya lokal Kabupaten Sidoarjo agar semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Wabup Mimik menegaskan, Sidoarjo memiliki kekayaan budaya yang tidak hanya berupa kesenian, tetapi juga nilai-nilai luhur serta sejarah panjang yang perlu diangkat kembali.

“Kita ingin menggali kembali, melestarikan, sekaligus mengembangkan budaya dan nilai-nilai luhur yang menjadi kearifan lokal masyarakat Sidoarjo. Termasuk jejak sejarah cikal bakal berdirinya Kerajaan Jenggolo yang memiliki nilai penting dalam perjalanan peradaban di wilayah ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai kesenian dan tradisi lokal seperti jaranan, wayang, hingga budaya masyarakat pesisir perlu mendapatkan perhatian serius, termasuk dukungan program dari pemerintah pusat.

Baca Juga :  Lazismu Paparkan Enam Pilar Program Sosial Saat Audiensi dengan Wabup Sidoarjo

“Budaya bukan hanya warisan, tetapi juga identitas dan kekuatan daerah. Jika dikelola dengan baik, ini bisa menjadi potensi besar, baik dari sisi edukasi, pariwisata, maupun penguatan karakter masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Fadli Zon menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pelestarian budaya daerah.

“Budaya daerah adalah fondasi kebudayaan nasional. Pemerintah pusat siap mendorong program pelestarian, penguatan ekosistem seni, serta promosi budaya lokal agar memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya digitalisasi dan pendokumentasian budaya sebagai langkah strategis agar warisan budaya tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Sebagai tindak lanjut, hasil audiensi ini akan dituangkan dalam program konkret antara Kementerian Kebudayaan RI dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, meliputi dukungan kegiatan kebudayaan, festival daerah, hingga penguatan kapasitas pelaku seni lokal.(*).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *