Dengar Laporan Radio Suara Surabaya, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Sidoarjo Bergerak Cepat Selamatkan Mustofa

SIDOARJO | JWI – Kepekaan dan respons cepat ditunjukkan Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Diana Ambarukmi, S.H., M.H., M.AP. Saat sedang dalam perjalanan pada Kamis (2/7/2026), ia mendengarkan siaran Radio Suara Surabaya yang mengabarkan adanya seorang lansia bernama Mustofa yang diduga terlantar dan tidak mampu meninggalkan tempat kosnya di Desa Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono.

Tanpa menunggu lama, Diana langsung menghubungi Radio Suara Surabaya melalui aplikasi WhatsApp untuk memperoleh nomor telepon Mustofa. Setelah memastikan informasi tersebut, ia segera mengerahkan tim Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo menuju lokasi.

“Bagi kami, laporan seperti ini tidak boleh menunggu. Setelah mendapatkan informasi dan nomor telepon Pak Mustofa, kami langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan kondisinya dan memberikan penanganan,” ujar Diana.

Sesampainya di lokasi, Diana bersama tim mendapati Mustofa dalam kondisi memprihatinkan. Pria berusia 71 tahun itu mengaku tidak memegang Kartu Tanda Penduduk (KTP) karena masih dikuasai anak dan menantunya, sehingga menyulitkan proses administrasi dan identifikasi.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menghambat langkah Dinas Sosial untuk memberikan perlindungan.

“Yang paling utama adalah menyelamatkan beliau terlebih dahulu. Soal administrasi bisa kami urus kemudian. Kami membawa Pak Mustofa ke Liponsos agar mendapatkan tempat tinggal yang layak, makanan, pendampingan, dan perawatan,” kata Diana.

Menurutnya, Dinas Sosial akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo guna melakukan perekaman biometrik untuk memastikan identitas Mustofa. Selanjutnya, tim akan melaksanakan asesmen sosial sebelum mengundang pihak keluarga dan pemerintah desa untuk proses mediasi.

Diana menjelaskan, berdasarkan hasil asesmen awal yang dilakukan tim Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Mustofa diketahui menghadapi persoalan keluarga sekaligus kesulitan ekonomi.

“Berdasarkan hasil asesmen, Pak Mustofa memiliki permasalahan dengan anak dan menantunya. Selain itu, kondisi ekonominya juga tidak mampu sehingga membutuhkan penanganan dan pendampingan dari pemerintah,” ujar Diana.

Ia menegaskan, apabila proses mediasi nantinya tidak menghasilkan kesepakatan dan keluarga tetap tidak bersedia merawat Mustofa, maka Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo siap memberikan perlindungan dan perawatan secara berkelanjutan.

“Jika hasil mediasi nantinya tidak menemukan solusi dan keluarga tetap menelantarkan beliau, maka Dinas Sosial siap memberikan perlindungan dan perawatan hingga akhir hayatnya sesuai ketentuan yang berlaku. Keluarga juga akan diminta membuat surat pernyataan,” tegasnya.

Kehadiran Diana bersama jajaran Dinas Sosial disambut haru oleh Mustofa. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengucapkan terima kasih karena merasa tidak lagi sendiri menghadapi persoalan hidup yang dialaminya.

Diana mengaku bersyukur dapat segera memberikan bantuan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Radio Suara Surabaya yang telah menjadi jembatan informasi antara masyarakat dan pemerintah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Radio Suara Surabaya atas informasi yang disampaikan. Sinergi seperti ini sangat penting agar masyarakat yang membutuhkan dapat segera memperoleh pelayanan,” ujarnya.

Di sela-sela pendampingan, Diana juga memberikan semangat kepada Mustofa agar tetap tabah menjalani kehidupan.

“Tidak ada kehidupan yang selalu sempurna. Syukuri apa yang ada, karena hidup adalah anugerah,” ucapnya memberi motivasi.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo merujuk Mustofa ke Liponsos Sidoarjo untuk mendapatkan pelayanan rehabilitasi sosial, pemenuhan kebutuhan dasar, pendampingan psikososial, serta penanganan secara berkelanjutan sesuai prosedur yang berlaku.

Respons cepat yang dipimpin Diana Ambarukmi bersama jajaran Dinas Sosial menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penanganan kasus ini juga menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, media massa, dan masyarakat, sehingga setiap laporan warga dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan humanis. (*).

Reporter: Sugi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *