SIDOARJO | JWI – Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, S.AP., membuka Gebyar UMKM Sidoarjo 2026 di Kabupaten Sidoarjo di Ramayana Ciplaz Mall, Jumat (28/8/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung hingga 30 Agustus 2026 itu menjadi ajang promosi produk lokal sekaligus mendorong pelaku usaha mikro meningkatkan kapasitas dan daya saing.
Pembukaan Gebyar UMKM Sidoarjo 2026 turut dihadiri jajaran Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Camat Sidoarjo, Camat Candi, Camat Buduran, para pelaku UMKM, mitra pendukung, serta sejumlah tamu undangan.
Gebyar UMKM Sidoarjo 2026 juga dirangkai dengan Karnaval Gear Ultima Yamaha. Pelaksanaannya mendapat dukungan dari sejumlah mitra, di antaranya Radar Sidoarjo, Bank Jatim, Aston Hotel, Neo Hotel, Siantar Top, Ramayana City Plaza, Gas Kita, Yamaha, PT STSJ, Djarum 76, Prima, Life Hotel Sidoarjo, dan BFI.

Pembukaan diawali laporan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Mochammad Hudori, S.Kom., M.I.Kom., selaku ketua panitia. Ia menyampaikan, kegiatan tersebut dirancang sebagai sarana promosi produk unggulan daerah, perluasan jejaring pemasaran, serta penguatan kolaborasi antarpelaku usaha.
“Gebyar UMKM 2026 dilaksanakan sebagai sarana promosi produk unggulan daerah, perluasan jejaring pemasaran, serta penguatan kolaborasi antarpelaku usaha,” ujar Hudori.

Menurut Hudori, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari UMKM Nasional dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Sejumlah sasaran hendak dicapai melalui kegiatan tersebut, mulai dari memperkenalkan produk usaha mikro kepada masyarakat luas, meningkatkan omzet dan peluang pemasaran, hingga membuka jejaring kemitraan antara pelaku UMKM dengan dunia usaha, lembaga keuangan, serta pemangku kepentingan lainnya.
“Kegiatan ini juga diharapkan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap produk lokal Kabupaten Sidoarjo serta memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro untuk menampilkan inovasi dan meningkatkan daya saing produknya,” jelasnya.

Gebyar UMKM Sidoarjo 2026 diikuti pelaku usaha mikro dari berbagai kecamatan, komunitas, paguyuban, dan kelompok usaha lainnya. Sebanyak 30 stan disiapkan untuk memamerkan sekaligus memasarkan beragam produk unggulan UMKM Sidoarjo.
Hudori menambahkan, kegiatan tersebut didukung APBD Kabupaten Sidoarjo Tahun Anggaran 2026 serta melibatkan berbagai pihak sebagai mitra pendukung.
Mimik: UMKM Harus Naik Kelas
Usai laporan panitia, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menyampaikan sambutan sekaligus membuka Gebyar UMKM Sidoarjo 2026 secara resmi.
Mimik menegaskan, Gebyar UMKM tidak boleh berhenti sebagai kegiatan pameran maupun tempat berjualan. Menurutnya, momentum tersebut harus dimanfaatkan pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, memperluas pasar, membangun jejaring, dan meningkatkan kapasitas bisnis.
“Gebyar UMKM ini bukan sekadar pameran atau tempat jualan, tetapi menjadi ruang bagi UMKM Sidoarjo untuk semakin dikenal, semakin berkembang dan naik kelas,” kata Mimik.

Ia menyebut UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah. Di balik setiap produk yang dihasilkan, terdapat kreativitas, kerja keras, serta harapan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan.
Karena itu, Mimik mengajak masyarakat turut memperkuat ekosistem UMKM dengan mencintai dan membeli produk lokal Sidoarjo.
“Dengan membeli produk UMKM lokal, kita ikut membantu menggerakkan ekonomi dan mewujudkan Sidoarjo yang semakin sejahtera,” tegasnya.
Mimik juga mendorong pelaku UMKM untuk berani berinovasi dan memanfaatkan teknologi digital. Produk yang berkualitas, kata dia, perlu didukung strategi pemasaran yang kreatif agar mampu menjangkau konsumen lebih luas.

“Jangan hanya bagus produknya, tetapi promosinya juga harus kreatif. Sekarang zamannya sudah berubah, lebih rajin promosi di media sosial,” pesannya.
Ia meminta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo memperkuat pendampingan bagi pelaku usaha, baik melalui pelatihan, peningkatan kapasitas, pengembangan produk maupun pembukaan akses pasar.
Kepada Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo yang baru menjabat, Mimik secara khusus meminta adanya terobosan baru dalam pengembangan UMKM.
“Saya tunggu gebrakannya, terutama untuk UMKM. Jangan kalah, harus langsung bergerak,” ujarnya.
Mimik turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Gebyar UMKM Sidoarjo 2026, mulai dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, pelaku UMKM, dunia usaha, perbankan, media, hingga para mitra pendukung.

Menutup sambutannya, Mimik mengajak masyarakat tidak sekadar melihat produk yang dipamerkan, tetapi turut membeli dan mendukung produk UMKM lokal.
“Monggo diborong produk UMKM-nya. Jangan dilihat tok, dibeli. Dibeli sebanyak-banyaknya,” katanya, disambut tepuk tangan peserta.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana secara resmi membuka Gebyar UMKM Sidoarjo 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diharapkan memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha, terutama dalam memperluas pemasaran, meningkatkan omzet, memperkuat jejaring kemitraan, serta mendorong produk UMKM Sidoarjo semakin kompetitif. (*).
Reporter: Sugi





