PASURUAN | JWI – Kabar baik bagi masyarakat di wilayah timur Kabupaten Pasuruan yang membutuhkan layanan cuci darah. RSUD Grati menyiapkan tujuh mesin hemodialisis untuk mendekatkan akses pelayanan bagi pasien gagal ginjal.
Tujuh mesin tersebut saat ini menunggu izin operasional layanan dialisis melalui sistem Online Single Submission (OSS) dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Direktur RSUD Grati, dr. Dian Arie, menjelaskan setiap mesin dapat melayani dua pasien per hari. Dengan asumsi layanan berjalan selama 25 hari dalam sebulan, satu mesin diperkirakan mampu melayani sekitar 50 sesi cuci darah per bulan, Selasa (8/9/2026).
“Kebutuhan layanan ini dinilai mendesak. Tren gagal ginjal di wilayah timur Kabupaten Pasuruan terus meningkat,” jelas Dian.
Menurutnya, peningkatan kasus tersebut antara lain berkaitan dengan pola makan yang kurang sehat, konsumsi minuman berkadar gula tinggi, serta tingginya kasus diabetes dan batu ginjal di masyarakat.
Kehadiran layanan hemodialisis di RSUD Grati dinilai strategis karena cakupan pelayanan rumah sakit tersebut meliputi sejumlah wilayah, antara lain Grati, Nguling, Lekok, Winongan, Gondangwetan, Puspo, Tosari hingga wilayah Kota Pasuruan.
Dengan demikian, layanan tersebut diharapkan dapat menjangkau masyarakat di kawasan timur hingga wilayah pegunungan Kabupaten Pasuruan, sehingga pasien tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan cuci darah.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, Najib Setiawan, mengapresiasi kesiapan RSUD Grati dalam menghadirkan fasilitas hemodialisis tersebut.
Menurut legislator PKS itu, penambahan fasilitas kesehatan di wilayah timur Kabupaten Pasuruan menjadi langkah penting untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Di RSUD Grati sudah ada alatnya. Masyarakat yang dekat dengan sana tentu akan sangat terbantu. Semoga dalam waktu dekat bisa segera difungsikan,” ujarnya.
Najib juga telah meninjau langsung kesiapan fasilitas tersebut. Berdasarkan hasil peninjauannya, peralatan hemodialisis telah dipersiapkan dan tinggal menunggu tahapan operasional.
“Cuci darah di tujuh lokasi sudah dalam persiapan. Peralatan dalam waktu dekat sudah ada,” kata Najib. (*).
Reporter : A. Afandi






