BANGKO | JWI – Pemerintah Kabupaten Merangin berencana memasang videotron pertama di Taman Kota Bangko. Kehadiran layar digital berbasis teknologi LED tersebut diharapkan dapat mempercantik wajah ibu kota Kabupaten Merangin sekaligus menjadi sarana informasi publik.
Rencana itu disampaikan Bupati Merangin H. M. Syukur saat meninjau lokasi yang akan menjadi titik pemasangan videotron di Taman Kota Bangko, Rabu (16/9/2026).
Bupati mengatakan, penambahan fasilitas digital tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan estetika dan daya tarik Kota Bangko agar semakin representatif dan mampu bersaing dengan kota-kota lainnya.
“Ini akan menjadi videotron pertama yang kita pasang. Mudah-mudahan tahun depan akan kita pasang lagi di lokasi lainnya di beberapa titik,” ujar Syukur.
Pernyataan tersebut dibenarkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Merangin, Akhoi.
Menurut Syukur, pemasangan videotron di kawasan yang berada di pusat Kota Bangko itu tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi ruang publik.
Sementara itu, Akhoi menjelaskan, pada tahap awal videotron akan dimanfaatkan untuk menayangkan berbagai informasi kepada masyarakat. Materi yang ditampilkan antara lain iklan layanan masyarakat, video pendek, serta informasi mengenai hasil pembangunan Kabupaten Merangin.
“Ke depannya nanti keberadaan videotron itu akan kita lengkapi dengan Peraturan Bupati (Perbup), sehingga bisa ditayangkan iklan-iklan dari pihak swasta yang dapat menambah Pendapatan Asli Daerah dari videotron tersebut,” jelas Akhoi.
Ia menambahkan, videotron yang direncanakan berada di Taman Kota Bangko tersebut akan memiliki fungsi yang lebih luas. Selain sebagai media informasi dan promosi, layar digital itu dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat.
Salah satunya, kata Akhoi, adalah kegiatan nonton bareng (nobar) bagi pengunjung Taman Kota Bangko.
Dengan konsep multifungsi tersebut, Pemkab Merangin berharap keberadaan videotron tidak hanya memperkuat tampilan kawasan pusat kota, tetapi juga dapat menjadi sarana komunikasi pemerintah dengan masyarakat sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan daerah melalui pemanfaatan ruang iklan.
Reporter: Afadal






