Putri Siswa Jawa Timur Angkin Shalqiamna Ajak Generasi Muda Lestarikan Sejarah Sendang Agung Sidoarjo

SIDOARJO | JWI – Kunjungan ke Situs Sendang Agung, Kelurahan Urang Agung, Kecamatan Sidoarjo, pada Senin (19/10/2026), memberikan kesan mendalam bagi Angkin Shalqiamna, Putri Siswa Jawa Timur sekaligus siswi SMP Negeri 6 Sidoarjo. Dalam kegiatan eksplorasi sejarah tersebut, Angkin mengungkapkan kekagumannya terhadap keasrian lingkungan, kejernihan air, serta nilai sejarah dan kearifan lokal yang melekat pada situs tersebut.

Menurut Angkin, Sendang Agung bukan sekadar destinasi wisata lokal, melainkan ruang yang menyimpan nilai budaya dan warisan leluhur yang patut dijaga bersama. Suasana alam yang asri dan nuansa sejarah yang terasa kuat menghadirkan ketenangan sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap kekayaan budaya Jawa Timur.

Kunjungan tersebut juga menjadi momentum bagi Angkin untuk mengajak generasi muda dan masyarakat luas agar lebih peduli terhadap keberadaan situs-situs bersejarah. Ia menilai, pelestarian warisan budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau komunitas budaya, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.

“Jangan hanya menjadikan Sendang Agung sebagai tempat singgah, tetapi jadikanlah sebagai ruang untuk belajar menghargai sejarah, menjaga kelestarian lingkungan, dan merawat warisan nenek moyang kita,” demikian pesan Angkin dalam refleksinya mengenai kunjungan tersebut.

Ia menekankan bahwa kebersihan dan keindahan kawasan Sendang Agung perlu dipertahankan agar nilai sejarah dan lingkungan di dalamnya tetap terjaga. Kesadaran generasi muda dinilai penting untuk memastikan warisan budaya dapat terus dikenal dan diapresiasi oleh generasi berikutnya.

Berharap Sendang Agung Menjadi Destinasi Edukasi Budaya

Selain menyampaikan kesan dan pesan, Angkin juga berharap Situs Sendang Agung dapat terus dikembangkan sebagai destinasi edukasi sejarah dan kebudayaan unggulan di Kabupaten Sidoarjo, bahkan dikenal hingga tingkat nasional.

Menurutnya, upaya pengembangan tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, komunitas budaya, masyarakat, dan generasi muda. Promosi melalui media digital juga dinilai dapat menjadi salah satu sarana untuk memperluas pengenalan Sendang Agung kepada masyarakat di luar Sidoarjo.

Angkin berharap, keberadaan Sendang Agung tidak hanya memberikan manfaat sebagai destinasi kunjungan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi pelajar untuk mengenal sejarah lokal, memahami kearifan leluhur, serta menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Baginya, Sendang Agung memiliki potensi untuk menjadi sumber inspirasi sekaligus kebanggaan masyarakat. Dengan kepedulian dan upaya pelestarian yang berkelanjutan, situs tersebut diharapkan tetap menjadi bagian penting dari identitas budaya Sidoarjo dan Jawa Timur.

Pesan Angkin menjadi pengingat bahwa menjaga warisan sejarah bukan sekadar merawat peninggalan masa lalu, melainkan juga menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi masa depan. Sendang Agung diharapkan terus menjadi mata air kebaikan, inspirasi, dan kebanggaan bagi masyarakat. (*).

Reporter : Sugi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *