BANJAR | JWI – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Pelajar Kebangsaan (DPD GMPK) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyalurkan bantuan sebanyak 10.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Banjar, Rabu (21/10/2026).
Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau dan mengeringnya sumur-sumur milik masyarakat.
Dalam pendistribusiannya, air bersih diangkut menggunakan truk tangki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar. Bantuan disalurkan ke sejumlah titik permukiman warga yang terdampak kekeringan.
Kehadiran truk tangki air bersih disambut antusias oleh masyarakat. Warga tampak membawa berbagai wadah, mulai dari jeriken, ember, hingga galon untuk menampung air yang akan digunakan bagi kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, minum, dan mandi.

Ketua DPD GMPK Kalsel mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus tanggung jawab moral organisasi terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat kekeringan.
“Kami memahami betul betapa air bersih ini sangat berpengaruh bagi kehidupan sehari-hari masyarakat,” ujarnya di sela-sela kegiatan penyaluran bantuan.
Ia menjelaskan, kegiatan kemanusiaan tersebut tidak hanya menyasar satu lokasi, tetapi juga menjangkau beberapa titik permukiman warga yang membutuhkan pasokan air bersih.

Bagi masyarakat yang terdampak, bantuan ini menjadi salah satu upaya untuk meringankan beban dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Sebagian warga mengaku selama ini harus membeli air dalam kemasan galon atau menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan air bersih.
Melalui kegiatan tersebut, DPD GMPK Kalsel berharap kepedulian terhadap masyarakat terdampak kekeringan dapat terus diperkuat melalui sinergi antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah daerah, dan para relawan.
Kolaborasi tersebut dinilai penting agar bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat Banua.
(HS/Tim Media)





