IPSI Sidoarjo Gelar Piala Kapolresta Cup I dan POPKAB 2026, Seleksi Atlet Menuju POPDA Jatim

SIDOARJO | JWI – Pengurus Kabupaten Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sidoarjo menggelar Kejuaraan Pencak Silat Piala Kapolresta Cup I dan Pekan Olahraga Kabupaten (POPKAB) 2026 di Gedung Serba Guna Polresta Sidoarjo, Kamis (14/5/2026). Kejuaraan berlangsung selama tiga hari hingga 16 Mei 2026.

Kegiatan dibuka oleh Kasatreskrim Polresta Sidoarjo dan dihadiri Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih, Komisi Disiplin IPSI Sidoarjo H. Kuswandi, S.H., M.M., Sekretaris Umum IPSI Sidoarjo Darso, jajaran pengurus IPSI, serta perwakilan perguruan pencak silat se-Kabupaten Sidoarjo.

Ratusan peserta dari jenjang SD, SMP hingga SMA sederajat mengikuti kejuaraan tersebut. Ajang ini menjadi bagian dari program pembinaan atlet muda sekaligus seleksi pesilat potensial untuk dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur 2026 di Ngawi.

Ketua Umum Pengkab IPSI Sidoarjo, H. Anang Siswandoko, S.T., mengatakan kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan prestasi bagi atlet pencak silat di Kabupaten Sidoarjo.

“Kejuaraan ini menjadi sarana menjaring atlet-atlet terbaik yang nantinya dipersiapkan menuju POPDA Jawa Timur,” ujarnya.

Baca Juga :  Lampaui Nasional, Ekonomi Merangin 2025 Tumbuh 5,13 Persen, PAD Tembus 104,64 Persen

Dalam pertandingan tersebut, panitia mempertandingkan sejumlah kategori, meliputi tanding, tunggal ganda regu (TGR), solo kreatif, serta nomor prestasi POPKAB tingkat remaja.

Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok usia, yakni usia dini 1, usia dini 2, pra-remaja, dan remaja. Panitia juga menerapkan persyaratan administrasi sesuai Technical Handbook (THB), di antaranya melampirkan KTP, Kartu Keluarga, dan surat rekomendasi.

Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat eksistensi pencak silat sebagai olahraga prestasi sekaligus warisan budaya bangsa.

IPSI Sidoarjo Bentuk Bank Atlet dan Targetkan Tiga Emas Porprov 2027

Ketua IPSI Sidoarjo, H. Anang Siswandoko, S.T., menegaskan pihaknya mulai melakukan percepatan pembinaan atlet melalui rangkaian kejuaraan pelajar yang digelar tahun ini. Menurutnya, antusiasme peserta menjadi modal penting untuk memetakan potensi atlet muda di Kabupaten Sidoarjo.

IPSI Sidoarjo pun menyiapkan program “Bank Atlet” sebagai basis data dan pembinaan jangka panjang guna menghadapi berbagai kejuaraan, termasuk Porprov Jawa Timur 2027.

“Kami ingin melihat sejauh mana potensi atlet-atlet Sidoarjo. Bank Atlet ini dipersiapkan sejak usia dini agar saat ada kejuaraan, kita sudah siap,” kata Anang, Jumat (15/6/2026).

Baca Juga :  Polda Jambi Larang Anggota Live Streaming Saat Bertugas, Tegaskan Profesionalitas

Ia menjelaskan, para atlet nantinya akan mendapat pendampingan dari tim teknik dan pelatih berpengalaman yang pernah mengikuti kejuaraan tingkat nasional. IPSI Sidoarjo juga berkomitmen menggelar minimal tiga agenda pertandingan setiap tahun untuk menjaga ritme latihan dan meningkatkan kualitas atlet.

“Kalau kegiatan rutin diadakan, otomatis atlet akan berlatih lebih serius untuk persiapan POPDA maupun Porprov,” tambahnya.

Kejuaraan ini sekaligus menjadi tahapan seleksi menuju POPDA Jawa Timur 2026. Atlet terbaik akan kembali menjalani seleksi melalui sistem promosi dan degradasi agar persaingan berlangsung sehat dan kompetitif.

Sementara itu, Delegasi Teknik IPSI Sidoarjo, Wigati Ningsih, M.Pd., menjelaskan bahwa event tersebut memadukan dua tujuan utama, yakni pemassalan dan prestasi.

Menurutnya, pemassalan penting dilakukan sebagai bagian dari regenerasi atlet pencak silat yang kini masuk dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

“Pencak silat sudah masuk DBON, sehingga regenerasi harus terus berjalan. Apalagi ada harapan pencak silat bisa masuk Olimpiade,” jelasnya.

Ia menambahkan, kategori prestasi diikuti sekitar 150 atlet yang dipersiapkan menghadapi POPDA Jawa Timur. Para juara nantinya akan digabung dengan atlet binaan sebelumnya untuk menjalani seleksi lanjutan.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Resmikan Revitalisasi 29 Sekolah di Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Ajukan Tambahan Kuota 2026 dan Disetujui

IPSI Sidoarjo juga mulai menyiapkan program training center (TC) jangka panjang mulai Januari 2027. Program pembinaan tersebut didukung melalui anggaran kegiatan yang melekat di Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sidoarjo.


Pada Porprov sebelumnya, kontingen pencak silat Sidoarjo meraih satu medali emas. Karena itu, IPSI menargetkan peningkatan prestasi menjadi tiga medali emas pada Porprov Jawa Timur 2027.

Selain pembinaan prestasi, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan semangat olahraga melalui kompetisi resmi.

“Kita ingin anak-anak muda punya wadah positif dan tidak terlibat konflik di luar. Karena itu event seperti ini harus terus digelar dan didukung semua pihak,” pungkasnya. (*).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *