BANGKO | JWI – Bupati Merangin HM Syukur melakukan kunjungan kerja ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat di kawasan Cililitan, Jakarta Timur, Sabtu (19/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperkuat penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus mendorong pembenahan tata kelola birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam kunjungan tersebut, HM Syukur didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin Zulhifni, Kepala BKPSDMD Merangin Ferdi Firdaus, serta Kabid Kepegawaian Tegar Arya Manggala.

Bertempat di Ruang Data, Gedung 1 lantai 2 BKN Pusat, rombongan membahas ekspos manajemen talenta dalam pembangunan daerah. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin dalam memperkuat pengelolaan sumber daya manusia aparatur berbasis sistem merit.
Di hadapan jajaran pejabat BKN Pusat, Bupati HM Syukur menegaskan komitmen Pemkab Merangin untuk menerapkan sistem manajemen talenta ASN secara optimal.
Menurutnya, penerapan sistem tersebut menjadi bagian penting dalam membangun aparatur yang profesional, transparan, dan memiliki daya saing, sekaligus mendukung peningkatan kinerja pemerintahan.

“Pengembangan kompetensi dan penataan karier ASN berbasis meritokrasi menjadi prioritas kami. Untuk itu, Pemkab Merangin mengharapkan dukungan penuh serta pendampingan dari BKN Pusat agar implementasi sistem manajemen talenta di daerah dapat berjalan optimal,” ujar HM Syukur.
Melalui sinergi dengan BKN Pusat, Pemkab Merangin berharap pembenahan sistem birokrasi dapat berjalan lebih terarah dan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kabupaten Merangin.
ASN Diminta Perbarui Data Kepegawaian
Terpisah, Kepala BKPSDMD Merangin Ferdi Firdaus mengimbau seluruh ASN di lingkungan Pemkab Merangin agar segera melengkapi dan memperbarui data kepegawaian melalui sistem ASN Digital BKN.
Pembaruan data tersebut mencakup riwayat jabatan, sertifikat pelatihan, hingga penghargaan yang pernah diperoleh. ASN juga diminta memastikan kelengkapan dokumen pada Document Management System (DMS).

“Kami meminta seluruh ASN aktif memperbarui riwayat jabatan, sertifikasi pelatihan, hingga penghargaan pada sistem ASN Digital BKN maupun Document Management System (DMS). Kelengkapan berkas ini sangat krusial untuk memastikan pemetaan kinerja dan potensi ASN terpenuhi secara akurat dalam sistem manajemen talenta,” jelas Ferdi Firdaus.
Ferdi berharap, partisipasi aktif seluruh ASN dalam memperbarui data kepegawaian dapat mendukung tersedianya informasi yang akurat untuk pemetaan potensi dan kinerja aparatur.
Upaya tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah dalam memperkuat manajemen talenta ASN serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan Kabupaten Merangin yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.
Reporter: Afadal
Redaksi: Java Watch Indonesia (JWI)






