SIDOARJO |JWI – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Sidoarjo berlangsung meriah di kawasan Monumen Jayandaru, Alun-alun Sidoarjo, Minggu (2/8/2026). Ribuan peserta mengikuti kegiatan jalan sehat yang secara resmi diberangkatkan oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.AP.
Ketua IKPI Cabang Sidoarjo, Budi, mengatakan peringatan HUT ke-61 IKPI tahun ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dikemas sebagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, jalan sehat menjadi agenda utama perayaan dengan target mencatatkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam membudayakan pola hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kepatuhan perpajakan.

“Melalui momentum HUT ke-61 ini, kami ingin IKPI tidak hanya dikenal sebagai organisasi profesi, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui layanan sosial, edukasi perpajakan, serta kegiatan yang mempererat kebersamaan antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” ujar Budi.
Selain jalan sehat, IKPI Cabang Sidoarjo juga menghadirkan berbagai layanan sosial secara cuma-cuma, seperti donor darah, tebus murah, konsultasi pajak gratis, pemeriksaan kesehatan, hingga pembagian doorprize dengan hadiah utama sepeda gunung serta beragam hadiah menarik lainnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana mengapresiasi inisiatif IKPI Cabang Sidoarjo yang mampu menggabungkan kegiatan olahraga, pelayanan kesehatan, edukasi perpajakan, dan aksi sosial dalam satu rangkaian acara.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi contoh sinergi positif antara organisasi profesi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat literasi perpajakan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-61 kepada Ikatan Konsultan Pajak Indonesia. Semoga IKPI terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban perpajakan,” kata Mimik.
Ia menegaskan, pajak merupakan salah satu pilar utama pembangunan daerah. Karena itu, masyarakat diharapkan semakin sadar untuk memenuhi kewajiban perpajakan secara tertib dan tepat waktu.
“Jangan memandang pajak hanya sebagai angka. Di balik pajak ada pembangunan jalan, fasilitas umum, pendidikan, kesehatan, dan berbagai program yang dinikmati masyarakat. Jika masyarakat taat membayar pajak secara rutin dan tepat waktu, Insya Allah pembangunan di Kabupaten Sidoarjo akan berjalan semakin baik dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*).
Reporter : Sugi.





