Wabup A. Khafidh Jamu Dua Evaluator UNESCO dengan Kuliner Khas Merangin

BANGKO | JWI – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kunjungan tim evaluator UNESCO Global Geopark di Kabupaten Merangin, Jambi, Rabu (12/8/2026). Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, menjamu dua evaluator UNESCO sebelum mereka melanjutkan agenda penilaian lapangan Geopark Merangin.

Dua evaluator tersebut yakni Prof. Dr. Yongmun Jeon dari Jeju Island UNESCO Global Geopark, Korea Selatan, dan Mr. Nicolas Klee dari Monts d’Ardèche UNESCO Global Geopark, Prancis.

Read More

Jamuan berlangsung di Rumah Dinas Wakil Bupati Merangin. A. Khafidh menyuguhkan sejumlah kuliner tradisional khas daerah sebagai menu sarapan, di antaranya burgo, pecel, lontong, dan nasi gemuk.

Kedua evaluator UNESCO tampak menikmati hidangan yang disajikan. Jamuan kuliner lokal tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan cita rasa dan budaya masyarakat Merangin kepada tamu internasional.

Usai sarapan, A. Khafidh bersama Kepala Bappeda Merangin Zainal Abidin, Kepala DKUKMPP Andrie Fransusman, General Manager Geopark Merangin Agus Zainudin, serta kedua evaluator UNESCO bertolak menuju Kantor Badan Pengelola Geopark Merangin-Jambi.

Di kantor badan pengelola, suasana keakraban kembali terlihat dalam diskusi yang berlangsung santai sembari menikmati kopi khas Merangin.

Melalui penerjemah dari Balai Bahasa Jambi, Lukman, kedua evaluator menyampaikan sejumlah pertanyaan terkait komitmen dan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Merangin dalam mendukung pembangunan, pengelolaan, serta pelestarian kawasan geopark secara berkelanjutan.

Wakil Bupati Merangin A. Khafidh menegaskan bahwa pengembangan Geopark Merangin tidak dapat dilakukan oleh pemerintah daerah secara sendiri. Menurutnya, keberlanjutan geopark membutuhkan sinergi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Merangin bersama Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Pusat saling bersinergi membangun serta melestarikan kawasan geopark. Komitmen ini juga didukung penuh oleh keterlibatan aktif masyarakat di sekitar kawasan,” ujar A. Khafidh.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, pengelola geopark, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kawasan Geopark Merangin.

Sinergi multipihak tersebut menjadi salah satu komitmen yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Merangin kepada tim evaluator UNESCO. Upaya itu diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan status Geopark Merangin-Jambi sekaligus mendorong pengembangan potensi geologi, budaya, dan pariwisata daerah di tingkat internasional.

Kunjungan dua evaluator UNESCO tersebut merupakan bagian dari proses evaluasi terhadap keberlanjutan dan pengembangan Geopark Merangin sebagai bagian dari jaringan geopark dunia.

Reporter: Afadal

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *