SIDOARJO | JWI – Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menghadiri kegiatan Doa Bersama dan Tasyakuran sekaligus penggalangan dana untuk membantu korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (22/8/2026) malam.
Kegiatan yang dikemas dalam rangkaian Pesta Rakyat 2026 tersebut berlangsung mulai pukul 19.00 WIB di Parkir Timur Mal Pelayanan Publik (MPP), Jalan Veteran-Lingkar Timur No. 888, Desa Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo.

Acara tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Sidoarjo, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat. Antusiasme warga terlihat dari ribuan masyarakat yang memadati halaman MPP dan mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Selain doa bersama dan tasyakuran, kegiatan juga dimeriahkan panggung hiburan serta berbagai pertunjukan seni dan tari. Suasana semakin meriah dengan keterlibatan masyarakat yang hadir sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap saudara-saudara mereka yang terdampak bencana di NTT.

Dalam sambutannya, Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Untuk itu, kami mengajak Bapak dan Ibu, seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama bergandengan tangan, bersatu, dan membangun kebersamaan,” ujar Mimik.

Menurutnya, kepedulian terhadap sesama tidak dibatasi oleh perbedaan daerah maupun latar belakang. Persatuan dan gotong royong menjadi kekuatan penting ketika masyarakat menghadapi persoalan dan musibah.
“Mari kita satukan tekad dan tujuan, menjaga persaudaraan serta persatuan demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena dengan kebersamaan dan persatuan, kita akan menjadi kuat dalam membangun bangsa dan negara,” lanjutnya.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, Mimik Idayana juga menyampaikan bantuan sebesar Rp100 juta untuk saudara-saudara yang terdampak bencana di NTT. Bantuan tersebut disalurkan melalui Baznas Kabupaten Sidoarjo.
Bantuan itu diharapkan dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.

Kegiatan kemudian ditutup dengan suasana penuh kebersamaan. Wabup bersama jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat dan warga yang hadir melakukan sesi swafoto bersama sebagai penanda kebersamaan dalam kegiatan Pesta Rakyat 2026.
Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang tasyakuran dan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas sosial serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, khususnya masyarakat yang tengah tertimpa bencana di NTT. (*).
Reporter : Sugi





