Beberkan Capaian Kinerja, Bupati M. Syukur Optimistis “Merangin Baru 2030” Terwujud

BANGKO | JWI – Bupati Merangin, M. Syukur, menyatakan optimismenya terhadap percepatan pembangunan daerah melalui visi besar “Merangin Baru 2030.”
Optimisme tersebut disampaikan saat kegiatan buka puasa bersama tokoh masyarakat dari seluruh kecamatan di Kabupaten Merangin, yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Minggu (8/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Bupati M. Syukur memaparkan capaian kinerja pemerintah daerah selama satu tahun masa jabatannya sekaligus menyampaikan progres sejumlah program prioritas tahun anggaran 2025–2026.

Acara tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Jambi Ahmad Kausari, Sekretaris Daerah Merangin Zulhifni, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ahmad Khoirudin.

Bupati mengakui bahwa pemerintahannya masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama dari sisi anggaran.
Meski demikian, ia menegaskan komitmen untuk tetap menjalankan program-program prioritas yang telah dijanjikan kepada masyarakat.

“Kami terus berupaya mewujudkan visi-misi Merangin Baru 2025–2030. Beberapa program prioritas seperti bantuan untuk pesantren minimal Rp100 juta per lembaga, program beasiswa, hingga bantuan peralatan sekolah tetap berjalan secara bertahap,” ujar M. Syukur.

Baca Juga :  SPPG Banjarwungu Resmi Beroperasi, Yayasan Nurul Anwar Layani 6 Sekolah dan Serap 43 Tenaga Kerja Lokal

Selain itu, ia menegaskan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan petugas keagamaan juga tetap menjadi prioritas pemerintah daerah. Bantuan bagi pegawai syara’ di seluruh masjid di Kabupaten Merangin dipastikan tetap berjalan dan tidak akan dihapus.

Di sektor pendidikan, Pemkab Merangin juga telah menjalankan program pendidikan bahasa asing dengan melibatkan sekitar 50 tenaga pengajar yang akan disebar ke berbagai kecamatan.

Sementara itu, pada sektor infrastruktur, M. Syukur menyebut terjadi peningkatan pembangunan jalan yang cukup signifikan.
Jika pada tahun 2024 pembangunan jalan hanya mencapai sekitar 8,7 kilometer, maka pada tahun 2025 Pemkab Merangin berhasil melakukan pengaspalan dan pengerasan jalan lebih dari 18 kilometer melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Alhamdulillah, kita juga mendapatkan kucuran dana Instruksi Presiden (Inpres) sebesar Rp30 miliar untuk pembangunan satu ruas jalan. Kami berharap tahun ini dukungan dana dari pemerintah pusat dapat diperluas, tidak hanya untuk ketahanan pangan tetapi juga pembangunan jalan akses produksi sawit,” jelasnya.

Memasuki tahun 2026, pemerintah daerah mulai memfokuskan program pada penataan wajah kota serta pemberantasan pungutan liar (pungli) di sejumlah sektor pelayanan.

Baca Juga :  Wabup Merangin Gelar Syukuran Tempati Rumah Dinas dan Sambut Ramadan 1447 H

Bupati juga menilai kebijakan relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) ke lokasi yang lebih representatif telah memberikan dampak positif, baik dari sisi ketertiban kota maupun peningkatan pendapatan pedagang.

“Sekarang masyarakat bisa melihat perubahan. Trotoar sudah rapi, Pasar Bawah dan area pedagang buah sudah tertata. Pasar Lereng juga akan mulai dioptimalkan sepenuhnya setelah Lebaran nanti,” katanya.

Di akhir sambutannya, Bupati mengingatkan pentingnya menjaga dan memanfaatkan aset-aset daerah yang selama ini belum dimaksimalkan.
Pemerintah Kabupaten Merangin berkomitmen mengoptimalkan aset tersebut sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk dengan mengoperasikan kembali sejumlah toko milik pemerintah dalam waktu dekat.

Reporter : Afadal

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *