Bojonegoro Youth Fest 2026 Meriah, Bupati Setyo Wahono Dorong Pemuda Berwirausaha dan Berinovasi

BOJONEGORO | JWI – Puncak Bojonegoro Youth Festival (BYF) 2026 berlangsung meriah di Bojonegoro Sport Center (BSC), kawasan Gedung DPRD Bojonegoro, Jalan Veteran Nomor 84, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (24/10/2026) malam. Mengusung tema “Young Entrepreneur Power”, kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, memperkuat jiwa kewirausahaan, dan meningkatkan daya saing.

Festival yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349 sekaligus peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98.

Acara puncak dihadiri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta ribuan pemuda dan mahasiswa yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan pentingnya menyediakan ruang dan kesempatan bagi generasi muda agar mampu menunjukkan potensi, membangun kepercayaan diri, serta berani bersaing secara sehat.

“Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkomitmen mempertemukan ide, gagasan, dan potensi anak muda Bojonegoro yang memiliki semangat tinggi untuk berkarya, berinovasi, serta membangun jejaring. Dari sinilah kontribusi nyata untuk daerah dimulai,” ujar Setyo Wahono.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dan keluarga dalam mendampingi perkembangan generasi muda, terutama dalam mempersiapkan mereka menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang.

“Kalian adalah agen perubahan yang akan membangun Indonesia Emas. Tingkatkan kompetensi, teruslah bermimpi menjadi yang terbaik. Saya yakin, dengan kemauan keras dan diiringi doa orang tua, cita-cita kalian pasti terwujud,” tuturnya memberikan motivasi kepada para pemuda.

30 UMKM Muda Meriahkan Festival, 600 Voucher Disiapkan

Bojonegoro Youth Fest 2026 tidak hanya menghadirkan kompetisi dan hiburan, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan kewirausahaan melalui pameran produk lokal.

Sebanyak 30 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari kalangan wirausaha muda terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan produk, menjangkau konsumen, dan memperluas pemasaran kepada masyarakat.

Panitia juga menyiapkan 600 voucher gratis bagi pengunjung yang dibagikan dalam tiga sesi, yakni pukul 06.30 WIB, 12.00 WIB, dan 17.00 WIB melalui pintu masuk festival.

Kepala Dinpora Kabupaten Bojonegoro, Arif Nanang Sugianto, menyampaikan kebanggaannya terhadap potensi dan capaian generasi muda daerah. Ia mengungkapkan bahwa dua pemuda delegasi Bojonegoro berhasil terpilih mewakili Provinsi Jawa Timur dalam ajang nasional Wirasena Youth Camp yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI).

“Ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas dan kapabilitas pemuda Bojonegoro tidak kalah bersaing di kancah nasional,” ungkapnya.

Keterlibatan UMKM dan capaian pemuda tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan generasi muda untuk mengembangkan potensi, membangun jejaring, serta meningkatkan kemampuan berwirausaha.

Padukan Kompetisi, Olahraga, dan Keterampilan Kreatif

Rangkaian BYF 2026 menghadirkan berbagai kegiatan yang dirancang untuk mengembangkan bakat, keterampilan, dan kreativitas pemuda.

Agenda festival meliputi parade pelajar dan mahasiswa, kompetisi wirausaha muda atau Young Entrepreneur Competition, lomba pidato kepemudaan, Battle of Mind, Talent Parade, serta olahraga tradisional terompah panjang.

Kegiatan juga dilengkapi dengan workshop barista dan content creator yang memperkenalkan keterampilan di bidang pengolahan kopi dan produksi konten digital. Pertunjukan Jamming Perkusi bersama Malinke Percussion turut memeriahkan rangkaian acara.

Beragam kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengasah kemampuan, meningkatkan kepercayaan diri, dan mengenal peluang pengembangan usaha maupun industri kreatif.

Pada malam puncak, panggung festival diisi pertunjukan seni dan hiburan, di antaranya penampilan Sanggar Tari Angling Dharma, Bojonegoro Youth Choir, Pemuda Pelopor, Fahdan, dan Nano Project Orchestra.

Parade Devile Organisasi Kepemudaan (OKP) turut menjadi bagian dari acara untuk menampilkan partisipasi komunitas dan organisasi pemuda di Kabupaten Bojonegoro.

Panitia juga mengumumkan dan menyerahkan penghargaan kepada para pemenang kompetisi yang digelar dalam rangkaian festival tersebut.

Perkuat Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah

Bojonegoro Youth Fest 2026 menjadi salah satu ruang partisipasi bagi generasi muda untuk terlibat dalam pengembangan potensi daerah melalui kreativitas, prestasi, dan kewirausahaan.

Melalui tema “Young Entrepreneur Power”, kegiatan ini menempatkan kewirausahaan sebagai salah satu aspek penting dalam pengembangan kapasitas pemuda. Pameran 30 UMKM muda menjadi sarana promosi produk lokal, sedangkan kompetisi dan pelatihan memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan sesuai minat dan bakat.

Dukungan terhadap pengembangan keterampilan, kolaborasi komunitas, dan perluasan jejaring diharapkan dapat membuka peluang bagi generasi muda untuk tumbuh menjadi pribadi yang produktif, mandiri, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan para pemenang kompetisi yang telah berpartisipasi dalam festival tersebut.

Bojonegoro Youth Fest 2026 sekaligus menjadi momentum untuk mendorong pemuda agar terus berkarya, berinovasi, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah menuju masa depan yang lebih berdaya saing.

(JWI/Red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *