BPOM dan Pemkab Merangin Pastikan Takjil di Pasar Bedug Bangko Aman Dikonsumsi

BANGKO | JWI – Pemerintah Kabupaten Merangin bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Muara Bungo melakukan inspeksi mendadak (sidak) serta uji kelayakan pangan terhadap jajanan berbuka puasa (takjil) di Pasar Bedug Bangko, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memastikan keamanan pangan bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Dalam sidak tersebut, Bupati Merangin M. Syukur yang diwakili oleh Plt Asisten II Setda Merangin, Siahaan, turun langsung mendampingi Kepala BPOM Muara Bungo, Pernanda Sapryanoki, bersama tim gabungan dari berbagai instansi terkait. Di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Bappeda, Satpol PP, Polres Merangin, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Tim gabungan mengambil 22 sampel makanan yang banyak diminati masyarakat, mulai dari gorengan, es cendol hingga aneka kudapan berbahan mie. Sampel tersebut kemudian diuji secara langsung di lokasi menggunakan mobil laboratorium keliling milik BPOM.

Kepala BPOM Muara Bungo, Pernanda Sapryanoki, menjelaskan bahwa seluruh sampel telah melalui rapid test atau uji cepat untuk mendeteksi kandungan bahan berbahaya yang sering disalahgunakan dalam pangan.

Baca Juga :  Boyong Seluruh OPD, Bupati M. Syukur Bermalam di Tabir Timur, Jalan Tetap Prioritas Meski Anggaran Dipangkas

“Sebanyak 22 jenis takjil kita lakukan sampling dan diuji secara rapid test untuk mendeteksi kandungan boraks, formalin, serta pewarna tekstil seperti Rhodamin B dan Methanyl Yellow. Alhamdulillah hasilnya semua negatif,” ujar Pernanda.

Meski hasil pengujian menunjukkan seluruh sampel aman, Pernanda tetap mengimbau masyarakat serta pemerintah daerah untuk terus bersinergi dalam melakukan pengawasan pangan secara mandiri.

Menurutnya, hasil tersebut menjadi indikasi bahwa takjil yang beredar di wilayah Kabupaten Merangin secara umum layak dan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Sementara itu, Plt Asisten II Setda Merangin, Siahaan, menyampaikan apresiasi kepada BPOM atas langkah proaktif dalam melakukan pengawasan keamanan pangan selama Ramadan.

“Kami mewakili Bapak Bupati mengucapkan terima kasih kepada BPOM. Kehadiran berbagai instansi hari ini, mulai dari Dinas Kesehatan hingga kepolisian, merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk memastikan makanan yang dikonsumsi masyarakat aman,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengawasan pangan tidak hanya dilakukan di Pasar Bedug Bangko saja. Mengingat tingginya aktivitas konsumsi masyarakat selama Ramadan, pengawasan serupa akan terus dilakukan secara berkala hingga menjelang Idul Fitri.

Baca Juga :  Mahasiswa UMSIDA Sukses Dampingi Legalitas BUMDes Tlasih, Kini Resmi Berbadan Hukum

“Dengan hasil pengujian hari ini, kondisi dinyatakan aman. Namun ke depan pengawasan tetap akan dilakukan secara intensif bersama BPOM,” pungkasnya.

Reporter : Afadal

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *