Bupati Merangin: Kirab Budaya Nasional PKJM Berlangsung Luar Biasa dan Spektakuler

BANGKO | JWI – Kirab Budaya Nasional yang digelar Paguyuban Keluarga Jawa Merangin (PKJM) dalam rangka Gebyar Suro 2026 berlangsung meriah dan spektakuler, Minggu (12/7/2026). Ribuan masyarakat memadati sepanjang rute kirab untuk menyaksikan penampilan sekitar 30 kelompok kesenian yang menampilkan atraksi Kuda Lumping, Reog, hingga sendratari tradisional.

Bupati Merangin H. M. Syukur mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, Kirab Budaya Nasional PKJM menjadi bukti bahwa kecintaan masyarakat terhadap budaya dan tradisi daerah masih sangat kuat.

Read More

“Di tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi saat ini, kita tidak boleh kehilangan jati diri. Adat istiadat dan budaya harus terus dijaga dan dilestarikan. Kirab budaya PKJM ini sungguh luar biasa,” ujar Bupati.

Pernyataan itu disampaikan usai mengikuti kirab bersama Gubernur Jambi yang diwakili Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jambi H. Mukti, Ketua DPRD Merangin Herman Effendi, Sekda Merangin Zulhifni, Sekda Tebo Sindi, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf. Yakhya Wisnu Arianto, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Merangin, Kasi Intel Tri Sutrisno.

Turut mendampingi Bupati, Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Merangin H. Arfandi Ibnu Hajar, Ketua Umum PKJM Amir Ahmad, Ketua Panitia Akhoi, serta jajaran pengurus PKJM.

Bupati mengatakan, meski panitia telah membatasi jumlah peserta, antusiasme masyarakat tetap sangat tinggi. Ribuan warga memadati lokasi kegiatan sejak awal hingga akhir acara.

“Ini menunjukkan masyarakat masih sangat mencintai budayanya sendiri. Alhamdulillah, jika semangat seperti ini terus dipertahankan, kita tidak akan kehilangan jati diri sebagai bangsa. Merangin memang kaya akan keberagaman budaya,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus mencintai dan melestarikan budaya daerah agar tidak tergerus oleh pengaruh budaya asing.

“Rasa cinta terhadap budaya harus terus dipertahankan. Jangan sampai budaya kita hilang, karena itu merupakan identitas bangsa. Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga warisan budaya,” tegasnya.

Kirab Budaya Nasional dilepas oleh Sekda Merangin Zulhifni dari halaman depan Kantor Bupati Merangin. Rombongan peserta kemudian melakukan long march menyusuri jalur tiga, melewati Kantor Dinas PUPR dan Pengadilan Negeri Merangin, sebelum berakhir di kawasan Car Free Day (CFD).

Di panggung kehormatan yang berada di kawasan CFD, masing-masing kelompok seni menampilkan atraksi terbaiknya di hadapan para tamu undangan dan ratusan penonton. Penampilan Kuda Lumping, Reog, serta sendratari tradisional berhasil memukau masyarakat yang memadati lokasi hingga acara berakhir. (*).

Reporter: Afadal

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *