Camat Tiang Pumpung Tinjau Dampak Banjir, Ratusan Rumah Terdampak di Dua Desa

BANGKO | JWI – Banjir akibat meluapnya Sungai Batang Tembesi merendam ratusan rumah warga di Kecamatan Tiang Pumpung, Kabupaten Merangin, Jambi. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam (25/4/2026) sekitar pukul 22.00 WIB dan dampaknya masih dirasakan hingga Minggu (27/4/2026).

Dua desa yang terdampak cukup parah yakni Desa Rantau Limau Kapas dan Desa Baru Sungai Sakai.

Camat Tiang Pumpung, M. Tais, bersama Kapolsek Muara Siau dan jajaran terkait turun langsung ke lokasi pada Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB untuk melakukan monitoring serta pendataan pascabanjir.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Merangin Dapil IV Parhan, S.Pd, Kepala BPBD Merangin M. Sahri, SE, MM beserta staf, Kasi Sosial Kecamatan Mat Yansen, S.Pd, perwakilan Danramil Muara Siau melalui Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta kepala desa setempat.

M. Tais menyampaikan, di Desa Rantau Limau Kapas terdapat 277 kepala keluarga (KK), dengan sekitar 85 persen rumah warga terdampak banjir. Sebanyak 12 rumah dilaporkan tidak terendam.

“Untuk kerusakan, terdapat lima rumah warga mengalami rusak berat, masing-masing milik Bakar, Hendra, Abun, Yazam, dan Puan. Sementara tiga rumah mengalami rusak sedang, yakni milik Ali, Suwardi, dan Mono,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua KAI Jatim Siap Buka Data ke KPK dan Mabes Polri, Singgung Dugaan Gratifikasi Bupati Saat Menjabat Plt

Selain permukiman, satu unit jembatan gantung yang menjadi akses utama warga, termasuk jalur anak-anak menuju sekolah dasar dan menengah, mengalami kerusakan berat.

Sementara di Desa Baru Sungai Sakai, sekitar 65 persen atau sekitar 132 rumah warga terdampak banjir. Sebanyak 15 rumah dilaporkan tidak terendam.

“Kerusakan berat tercatat pada beberapa rumah warga, di antaranya milik Junaidi, Sidarni, Ruslan, dan Marzukie. Selain itu, fasilitas umum berupa pagar sekolah SD dan PAUD juga mengalami kerusakan,” tambahnya.

Meski kerugian material cukup besar, M. Tais memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Selain itu, tidak ditemukan kejadian tanah longsor di wilayah terdampak.

Pemerintah kecamatan bersama instansi terkait saat ini terus melakukan pendataan lanjutan serta berkoordinasi untuk penanganan dan pemulihan pascabanjir.

Reporter: Afadal

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *