CEO JCW dan JWI TV Sigit Imam Basuki Raih Gelar Sarjana Hukum Universitas Terbuka, Buktikan Belajar Tak Mengenal Usia

JAKARTA | JWI – Di tengah padatnya aktivitas sebagai Chief Executive Officer (CEO), Sigit Imam Basuki membuktikan bahwa komitmen terhadap pendidikan dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab profesional. CEO Java Corruption Watch (JCW) sekaligus CEO Media Online Java Watch Indonesia (JWI) TV itu resmi menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.) setelah mengikuti Wisuda Universitas Terbuka Tahun Akademik 2025/2026 Semester Genap yang berlangsung di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Gelar tersebut diraih setelah Sigit menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Terbuka selama sekitar 4,5 tahun. Keberhasilan itu menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi tetap dapat diraih meski di tengah kesibukan memimpin organisasi, menjalankan aktivitas profesional, dan menjalankan peran sebagai kepala keluarga.

Sigit mengaku keberhasilannya menyelesaikan studi tidak lepas dari kedisiplinan dalam mengatur waktu serta komitmen untuk terus belajar. Menurutnya, memilih Universitas Terbuka merupakan keputusan yang tepat karena sistem pembelajaran yang fleksibel mampu menyesuaikan dengan aktivitasnya sehari-hari.

“Saya mencari perguruan tinggi yang kredibel sekaligus realistis. Universitas Terbuka menjadi pilihan saya karena memberikan fleksibilitas belajar. Lokasi layanan Pokjar di wilayah Tulangan juga sangat memudahkan saya mengikuti perkuliahan sepulang kerja, terutama dengan adanya jadwal kelas sore hingga malam hari,” ujar Sigit.

Baginya, menempuh pendidikan hukum bukan semata-mata untuk memperoleh gelar akademik, melainkan sebagai upaya memperluas wawasan, memperkuat kompetensi, serta meningkatkan kapasitas diri agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat.

Sebelumnya, Sigit telah menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik. Keputusannya melanjutkan studi di bidang hukum dilandasi keinginan untuk memahami aspek hukum secara lebih komprehensif sehingga mampu mendukung kiprahnya dalam dunia profesional, organisasi, maupun aktivitas sosial kemasyarakatan.

“Ini merupakan kebanggaan bagi saya. Setelah sebelumnya menyelesaikan Sarjana Teknik, kini saya ingin memperdalam ilmu hukum. Belajar tidak mengenal batas usia. Yang terpenting adalah semangat untuk terus memperoleh ilmu baru, memperluas wawasan, menambah pengetahuan, dan yang paling utama bagaimana ilmu tersebut dapat bermanfaat bagi sesama manusia serta masyarakat,” ungkapnya.

Momentum wisuda tersebut menjadi cerminan bahwa kesibukan bukanlah penghalang untuk terus meningkatkan kualitas diri. Dengan manajemen waktu yang baik, konsistensi, serta tekad yang kuat, pendidikan dapat menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia.

Keberhasilan yang diraih Sigit Imam Basuki diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para profesional, pelaku usaha, aktivis, maupun masyarakat luas untuk terus menempuh pendidikan tanpa memandang usia maupun jabatan. Semangat belajar sepanjang hayat dinilai menjadi salah satu kunci menghadapi tantangan dan dinamika perkembangan zaman.

Editor: Redaksi
Penulis: JWI

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *