Doni Suhendro Terpilih Kepala Desa Bligo, Ajak Warga Bersatu dan Perkuat Ekonomi UMKM Desa

SIDOARJO | JWI – Calon Kepala Desa nomor urut 3, Doni Suhendro, resmi unggul dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Bligo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (24/5/2026). Berdasarkan hasil perolehan suara, Doni Suhendro meraih 2.124 suara dan unggul atas dua kandidat lainnya.

Data hasil Pilkades mencatat jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 4.879 pemilih, dengan tingkat kehadiran mencapai 3.494 orang. Dari jumlah tersebut, surat suara sah sebanyak 3.396 lembar dan surat suara tidak sah sebanyak 98 lembar, sementara angka golput tercatat 1.385 pemilih.

Dalam perolehan suara akhir, calon nomor urut 1, Supriono memperoleh 291 suara, calon nomor urut 2, Meilani Rosiona SE memperoleh 981 suara, sedangkan Doni Suhendro unggul dengan 2.124 suara.

Usai dinyatakan memenangkan Pilkades, Doni Suhendro mengajak seluruh masyarakat untuk kembali bersatu dan meninggalkan perbedaan pilihan politik demi kemajuan Desa Bligo.

“Pilkades memang rawan menimbulkan gesekan antarwarga, bahkan tetangga bisa menjadi musuh karena berbeda pilihan. Karena itu saya berharap setelah pesta demokrasi ini seluruh masyarakat kembali rukun dan bersama-sama membangun desa,” ujarnya.

Ia mengaku proses pencalonan hingga pelaksanaan Pilkades menjadi perjuangan yang cukup menguras tenaga dan pikiran. Namun, tingginya dukungan masyarakat dinilai sebagai bentuk keinginan warga untuk menghadirkan perubahan menuju desa yang lebih maju.

“Saya tidak merasa paling terbaik, tetapi masyarakat menginginkan perubahan dan mencari sosok yang dianggap mampu membawa Desa Bligo lebih berkembang,” katanya.

Menurut Doni, kerukunan masyarakat menjadi kunci utama pembangunan desa. Ia menegaskan, keberhasilan seorang pemimpin tidak akan berarti tanpa dukungan dan persatuan warga.

“Sepandai apa pun pemimpinnya, kalau masyarakat tidak rukun maka desa tidak akan maju. Karena itu saya ingin seluruh warga tetap damai dan bersama-sama membangun Desa Bligo,” tegasnya.

Dalam program kerjanya, Doni berencana melakukan pembenahan administrasi pertanahan dan perpajakan masyarakat, termasuk membantu proses pengalihan nama wajib pajak kepada ahli waris agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Selain itu, ia juga menyiapkan program pendidikan melalui bantuan beasiswa yang akan dijalankan secara bertahap bersamaan dengan program pembangunan lainnya.

Di bidang ekonomi, Doni menaruh perhatian besar terhadap penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Ia merencanakan pengembangan usaha atau toko di setiap RW yang dikelola bersama guna meningkatkan pendapatan desa sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

“Nantinya setiap RW diupayakan memiliki usaha atau toko yang dikelola melalui BUMDes. Hasil usaha itu bisa dimanfaatkan untuk pembangunan desa maupun kegiatan sosial masyarakat,” jelasnya.

Tak hanya itu, ia juga berencana menjalin kerja sama dengan perusahaan dan industri di sekitar Desa Bligo guna membuka peluang kerja bagi warga setempat. Salah satu program yang dipersiapkan adalah pemberdayaan kaum ibu melalui usaha katering dan penyediaan kebutuhan kantin perusahaan.

“Kami ingin warga mendapat prioritas bekerja di perusahaan sekitar. Jika ada kebutuhan tenaga kerja, pemerintah desa akan membantu menghubungkan dengan masyarakat,” ujarnya.

Meski mengaku belum memiliki pengalaman sebagai kepala desa, Doni optimistis mampu menjalankan amanah masyarakat dengan dukungan seluruh elemen warga.

“Sebenarnya saya tidak berniat maju Pilkades, tetapi masyarakat meminta saya maju. Karena itu saya ingin amanah ini benar-benar membawa manfaat bagi warga Desa Bligo,” pungkasnya. (*).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *