Harlah ke-10 TPQ Baitur Rohman Wonokupang, Bina 100 Santri dan Cetak Juara Munaqosah Tingkat Kecamatan

SIDOARJO | JWI – Memasuki usia satu dekade, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Baitur Rohman di Dusun Girang, RT 11 RW 05, Desa Wonokupang, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, terus menunjukkan komitmennya dalam membangun pendidikan keagamaan dan membentuk generasi muda yang berilmu serta berakhlakul karimah.

Selama 10 tahun perjalanan, lembaga pendidikan keagamaan tersebut kini membina sekitar 100 santri dengan didukung tujuh tenaga pendidik. Menariknya, di tengah keterbatasan dukungan pembiayaan, TPQ Baitur Rohman tetap mampu menjalankan kegiatan pendidikan secara mandiri melalui swadaya wali santri, masyarakat, dan para donatur.

Komitmen tersebut ditandai melalui peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-10 TPQ Baitur Rohman yang diselenggarakan pada Jumat (30/10/2026). Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan melibatkan para santri, tenaga pendidik, wali santri, serta masyarakat setempat.

Tidak sekadar menjadi perayaan bertambahnya usia lembaga, momentum satu dekade ini juga menjadi bukti perjalanan pengabdian dalam mencetak generasi Qurani yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an, memperkuat hafalan, serta membangun karakter dan akhlak mulia.

Dua Santri Raih Prestasi Tingkat Kecamatan

Salah satu kebanggaan TPQ Baitur Rohman adalah capaian prestasi para santrinya dalam bidang pendidikan Al-Qur’an.

Berdasarkan catatan prestasi yang disampaikan, dua santri berhasil meraih penghargaan dalam ajang Munaqosah BMQ Attartil tingkat Kecamatan Balongbendo.

Adapun kedua santri berprestasi tersebut adalah:

  1. Anindita Khairin Niswa, meraih Juara 3 Munaqosah BMQ Attartil Gelombang 1 tingkat Kecamatan Balongbendo.
  2. Oktavia Dwi Nur Aini, meraih Juara 2 Munaqosah BMQ Attartil Gelombang 3 tingkat Kecamatan Balongbendo.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar TPQ Baitur Rohman sekaligus menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dan memperdalam ilmu keagamaan.

Capaian ini juga menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan secara konsisten mampu melahirkan santri berprestasi meskipun lembaga pendidikan tersebut masih mengandalkan dukungan swadaya.

Kembangkan Pendidikan Keagamaan dan Pembinaan Akhlak

Pengasuh TPQ Baitur Rohman, Ustadz Muhammad Ridwan, menyampaikan bahwa perjalanan selama sepuluh tahun menjadi pijakan penting untuk terus mengembangkan lembaga pendidikan tersebut.

Ia berharap TPQ Baitur Rohman dapat terus bertahan dan berkembang pada tahun-tahun mendatang, baik dari sisi kualitas tenaga pendidik maupun kemampuan para santri.

Selain pembelajaran membaca Al-Qur’an dan hafalan, TPQ Baitur Rohman juga menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan, di antaranya tahlil bersama, istighosah, pembelajaran kitab, serta pendidikan diniyah.

Kegiatan belajar dilaksanakan setiap hari mulai pukul 14.00 hingga 17.30 WIB. Jadwal tersebut disesuaikan dengan aktivitas para santri yang sebagian besar masih mengikuti pendidikan formal di sekolah.

Dalam menunjang kegiatan belajar mengajar, TPQ Baitur Rohman memiliki lima ruang pembelajaran dengan dukungan tujuh tenaga pendidik yang secara konsisten memberikan pembinaan kepada sekitar 100 santri.

Masih Mengandalkan Swadaya dan Kepedulian Donatur

Penasihat TPQ Baitur Rohman, Herwanto, menjelaskan bahwa keberlangsungan pendidikan selama ini masih mengandalkan pembiayaan secara swadaya.

Sumber pendanaan berasal dari partisipasi santri, dukungan wali santri, serta kepedulian para donatur yang turut membantu kebutuhan operasional lembaga.

Menurutnya, partisipasi masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan pendidikan keagamaan, terutama bagi lembaga yang memiliki keterbatasan sumber pendanaan.

“Kami berharap santri-santri ke depan semakin cerdas dalam mewujudkan cita-citanya, terutama memiliki akhlakul karimah. Mereka setiap hari belajar ilmu keagamaan, mulai dari mengaji, hafalan, dan sebagainya,” ungkap Herwanto.

Terkait dukungan pemerintah, Herwanto menyampaikan bahwa pihak pengelola telah berupaya mengajukan bantuan. Namun, hingga peringatan Harlah ke-10 berlangsung, operasional TPQ masih ditopang pembiayaan swadaya.

Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap keberadaan TPQ Baitur Rohman, khususnya dalam mendukung pengembangan sarana dan prasarana serta peningkatan kualitas pendidikan.

Herbaroso Turut Mendukung Pendidikan Keagamaan

Selain menjalankan peran sebagai penasihat TPQ Baitur Rohman, Herwanto juga dikenal sebagai pemilik usaha produk herbal Herbaroso.

Melalui usaha tersebut, ia turut memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan yang diselenggarakan TPQ Baitur Rohman. Dukungan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial dan partisipasi pelaku usaha dalam membantu keberlangsungan pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat.

Keterlibatan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa membangun generasi muda yang berilmu dan berakhlak bukan semata-mata tanggung jawab lembaga pendidikan, melainkan membutuhkan kepedulian bersama dari keluarga, masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah.

Peringatan Harlah ke-10 TPQ Baitur Rohman pun menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian para pendidik dan meningkatkan kepedulian terhadap pendidikan Al-Qur’an.

Dengan membina sekitar 100 santri, didukung tujuh tenaga pendidik, serta telah melahirkan santri berprestasi di tingkat Kecamatan Balongbendo, TPQ Baitur Rohman berharap dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi Qurani yang cerdas, berkarakter, serta berakhlakul karimah.

Sepuluh tahun mengabdi, bukan sekadar menghitung perjalanan waktu, melainkan menanam investasi kebaikan untuk melahirkan generasi penerus yang mencintai Al-Qur’an. (*)

Reporter : Sugi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *