BANGKO | JWI – Pemerintah Kabupaten Merangin memperoleh kucuran dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp1,4 miliar dari Kementerian Sosial RI untuk program pengembangan budidaya ikan di kawasan Dambetuk, Desa Tambang Baru.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, saat melanjutkan rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Miftahul Jannah, Desa Mensango, Kecamatan Tabir Lintas, Rabu (4/3/2026).
Dalam sambutannya, Khafidh menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan tim Kementerian Sosial ke Kabupaten Merangin beberapa waktu lalu.
“Pak Kepala Dinas Sosial hari ini langsung hadir. Beliau baru pulang dari Jakarta membawa kabar bantuan Rp1,4 miliar untuk pengembangan budidaya ikan. Secara teknis, para kepala desa dapat berkoordinasi untuk pelaksanaannya,” ujar Khafidh.
Ia menambahkan, program budidaya ikan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat umum, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan Suku Anak Dalam (SAD) serta masyarakat yang tinggal di sekitar Desa Mensango dan Desa Tambang Baru.

Selain sektor perikanan, Pemerintah Kabupaten Merangin juga memberikan perhatian pada sektor keagamaan. Khafidh menyebutkan bahwa sebanyak 93 pondok pesantren yang terdaftar di Kementerian Agama akan menerima bantuan masing-masing sebesar Rp100 juta.
Terkait kondisi harga pangan selama Ramadan, Khafidh memastikan harga beras di pasaran masih relatif stabil, yakni berkisar Rp11.700 per kilogram untuk beras Bulog hingga Rp17.000 per kilogram.
Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada pemerintah setempat jika menemukan harga yang tidak wajar.
“Jika ada yang menjual beras sampai Rp18.000, segera laporkan ke camat. Kami akan langsung menginstruksikan Bulog melakukan operasi pasar atau ‘gerojok’ stok pangan,” tegasnya.
Meski demikian, Pemkab Merangin mengakui masih menghadapi kendala pada ketersediaan gas LPG 3 kilogram.
Pemerintah daerah terus berupaya meminta penambahan kuota kepada pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang meningkat selama Ramadan.
Sebagai langkah sementara, operasi pasar LPG terus digelar meski kapasitas distribusi saat ini masih terbatas sekitar 500 tabung per kegiatan.
Pada akhir kegiatan Safari Ramadan tersebut, Wakil Bupati A. Khafidh juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pengurus Masjid Miftahul Jannah, berupa CSR Bank Jambi sebesar Rp5 juta serta bantuan BAZNAS Rp1,5 juta.(*).





