Pemkab Merangin Salurkan Bantuan dan Siapkan Pembangunan Jembatan Baru di Desa Pulau Bayur

BANGKO | JWI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin bergerak cepat menangani dampak bencana banjir bandang yang menerjang Desa Pulau Bayur, Kecamatan Pamenang Selatan, pada Minggu (26/4/2026).

Berdasarkan data sementara, sebanyak 80 rumah warga terdampak, dengan 10 rumah di antaranya hanyut terbawa arus deras.

Mewakili Bupati Merangin M. Syukur, Wakil Bupati A. Khafidh turun langsung ke lokasi bencana untuk meninjau kondisi warga sekaligus menyalurkan bantuan sosial, Sabtu (2/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wabup didampingi sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala BPBD M. Sahiri, Kadis Perkim Sibas, Kadis Kominfo Ahmad Khoiruddin, Kadis Nakbun Daryanto, Direktur PDAM Antoni, Camat Pamenang Selatan, serta Kepala Desa Pulau Bayur.

Selain merusak permukiman, banjir bandang juga memutus satu-satunya jembatan gantung yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat. Jembatan tersebut sangat vital karena menghubungkan warga dengan fasilitas pendidikan seperti PAUD, TK, SD, hingga madrasah yang berada di seberang sungai.

Dalam keterangannya, Wabup A. Khafidh menyampaikan bahwa Pemkab Merangin telah menggelar rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan menetapkan status tanggap darurat guna mempercepat proses pemulihan.

Baca Juga :  Nama Gerindra Dicatut di Pilkades Sidokerto? PAC Buduran Tegaskan Suhermanto Bukan Kader

“Saya mewakili Bupati Merangin meninjau langsung kondisi Desa Pulau Bayur yang terdampak banjir pada 26 April lalu. Tercatat sekitar 80 rumah terdampak dan 10 rumah hanyut. Selain itu, satu jembatan yang menjadi akses utama masyarakat juga terputus,” ujarnya.

Menanggapi aspirasi masyarakat yang khawatir akan potensi banjir susulan—terlebih jembatan tersebut juga pernah roboh pada 2024—Pemkab Merangin berencana membangun kembali jembatan di lokasi yang lebih aman dengan konstruksi lebih tinggi.

Wabup juga mengungkapkan bahwa Bupati M. Syukur telah memantau langsung kondisi di lapangan melalui sambungan video call dan menyetujui perlunya penanganan jangka panjang.

“Tadi Pak Bupati sudah melihat kondisi melalui video call. Aspirasi masyarakat agar jembatan dibangun di lokasi yang lebih tinggi akan kami tindak lanjuti agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Di akhir kunjungannya, Wabup A. Khafidh mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan tegar menghadapi musibah tersebut. Ia memastikan pemerintah daerah akan terus mengawal proses pemulihan hingga kondisi Desa Pulau Bayur kembali normal.(*).

Baca Juga :  Wabup A. Khafidh Buka Pasar Murah Bersubsidi, Bayar Rp75 Ribu Dapat Paket Sembako Senilai Rp125 Ribu

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *