Tangis Haru Warnai Muharram Fest, PPALC Merangin Santuni 150 Anak Yatim dari Dana Donatur

BANGKO | JWI – Suasana haru dan penuh keberkahan menyelimuti Aula Rumah Dinas Bupati Merangin pada Jumat (3/7/2026) sore. Tangis bahagia pecah ketika ratusan anak yatim bersama para wali menerima santunan dalam kegiatan Muharram Fest yang digelar Pemerintah Kabupaten Merangin bekerja sama dengan Pola Pertahanan Allah Learning Centre (PPALC).

Sebanyak 150 anak yatim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Merangin menerima santunan yang berasal dari hasil penggalangan dana para donatur PPALC. Kegiatan tersebut menjadi momentum berbagi sekaligus memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan memperkuat kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim.

Read More

Acara dihadiri Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, yang mewakili Bupati Merangin, M. Syukur, karena sedang menjalankan tugas dinas di Jakarta. Hadir pula Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Merangin, Suherman, yang juga merupakan Pembina PPALC Bangko, beserta sejumlah pejabat daerah, pengurus PPALC, tokoh masyarakat, dan para wali anak yatim.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati A. Khafidh mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas setiap nikmat yang diberikan Allah SWT, terlebih kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Jumat yang penuh keberkahan.

“Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, La’in syakartum la’azidannakum wa la’in kafartum inna ‘adzabi lasyadid. Barang siapa yang bersyukur, niscaya Allah akan menambah nikmat kepadanya. Sebaliknya, jika kufur, maka sesungguhnya azab Allah sangat pedih,” ujar A. Khafidh.

Kepada anak-anak yatim yang hadir, ia juga memberikan motivasi agar tetap optimistis meraih cita-cita. Menurutnya, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik melalui kerja keras, doa, dan semangat belajar.

Ia juga mengingatkan pesan Rasulullah SAW bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi sesamanya.

“Jadilah pribadi yang berguna bagi orang lain. Khairunnas anfa’uhum linnas. Hidup di dunia hanyalah sebuah perjalanan, dan tujuan akhir kita adalah kembali menghadap Allah SWT dengan membawa amal terbaik,” pesannya.

Sementara itu, Pembina PPALC Bangko, Suherman, menjelaskan bahwa Muharram Fest merupakan salah satu program sosial yang terlaksana berkat dukungan para donatur PPALC.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kepada anak-anak yatim. Dana santunan berasal dari para donatur PPALC. Selain itu, kami juga rutin melaksanakan Gerakan Jumat Berkah dengan membagikan makanan gratis dan berbagai aksi sosial lainnya,” jelasnya.

Rangkaian acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Suasana semakin semarak saat panitia menggelar kuis keagamaan berhadiah yang disambut antusias anak-anak. Wakil Bupati A. Khafidh juga memberikan apresiasi kepada salah seorang anak yatim dari lingkungan Masjid Baitunnajah yang menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik.

Puncak haru terjadi saat penyerahan santunan dilakukan secara simbolis. Sejumlah orang tua dan wali anak tampak tak kuasa menahan air mata. Salah satunya Aminah (42), yang mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk biaya sekolah anak saya yang baru masuk SMP. Terima kasih kepada Pemkab Merangin, PPALC, dan seluruh donatur yang telah peduli kepada kami,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Kegiatan Muharram Fest ditutup dengan tausiah keagamaan yang disampaikan Ustaz Angga Johan Saputra sebagai penguat nilai spiritual sekaligus pengingat pentingnya berbagi dan menyantuni anak yatim sebagai bagian dari ajaran Islam.(*).

Reporter: Afadal

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *