SIDOARJO | JWI – Jalan berlubang di Desa Keper, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo, kembali memakan korban. Seorang warga Desa Kedung Sumur terjatuh saat melintas di ruas jalan tersebut pada Kamis, 26 Februari 2026 sekitar pukul 01.30 WIB.
Peristiwa itu terjadi ketika korban melintas pada dini hari dan diduga tidak melihat lubang di badan jalan. Akibatnya, korban terperosok hingga mengalami luka serius dan tidak sadarkan diri. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Informasi awal sempat beredar bahwa korban meninggal dunia, namun setelah dipastikan kepada pihak keluarga dan warga setempat, korban dalam kondisi kritis dan masih menjalani perawatan.
Atas kejadian tersebut, Sugeng Ashari, warga Krembung, melaporkan insiden itu kepada Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, sekitar pukul 03.00 WIB saat waktu sahur. Laporan disampaikan sebagai bentuk kepedulian warga agar kondisi jalan yang dinilai membahayakan segera mendapat perhatian.
Menanggapi laporan tersebut, Wakil Bupati Sidoarjo langsung memberikan arahan agar informasi diteruskan kepada Camat Krembung dan dinas terkait untuk segera dilakukan tindak lanjut. Camat Krembung diminta turun langsung ke lapangan, mendampingi korban di rumah sakit, serta membantu proses administrasi termasuk pengurusan klaim Jasa Raharja.
Camat Krembung Slamet Riyadin, S.STP., M.HP saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan kecelakaan tersebut. Ia menyatakan pihak kecamatan segera berkoordinasi dengan dinas teknis setelah menerima arahan dari Wakil Bupati.
“Kami langsung menindaklanjuti arahan Ibu Wakil Bupati dengan turun ke lokasi dan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan cepat. Prioritas kami memastikan korban mendapat pendampingan serta mencegah kejadian serupa terulang,” ujarnya.
Pada hari yang sama, dinas terkait melakukan penanganan awal dengan menambal lubang di titik yang membahayakan sebagai langkah sementara. Perbaikan lanjutan direncanakan akan dilakukan sesuai mekanisme dan kewenangan dinas teknis.

Sugeng Ashari menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah daerah.
“Kami sebagai warga mengucapkan terima kasih atas kesigapan Ibu Wabup dan jajaran kecamatan yang segera menindaklanjuti laporan kami, sehingga jalan yang berlubang langsung diperbaiki dan diharapkan tidak menimbulkan korban lagi,” ujarnya kepada awak media, Selasa (3/3/2026).
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas, terutama pada malam hari ketika jarak pandang terbatas, serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi infrastruktur yang berpotensi membahayakan.
Dengan adanya penanganan tersebut, diharapkan akses jalan di Desa Keper kembali aman dan nyaman digunakan masyarakat, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.(*).





