BANGKO | JWI – Setelah 37 tahun hidup dalam kegelapan, sebanyak 86 Kepala Keluarga (KK) di RT 08 Dusun Rantau Palimbang, Desa Rantau Limau Manis, Kecamatan Tabir Ilir, Kabupaten Merangin, segera menikmati aliran listrik.
Kabar gembira tersebut disampaikan Bupati Merangin H. M. Syukur di sela menerima sejumlah tamu dari berbagai kecamatan di rumah dinasnya, Rabu malam (2/9/2026).
Bupati mengatakan, proses pembangunan jaringan listrik ke wilayah yang selama puluhan tahun belum menikmati aliran listrik tersebut telah dimulai. Sejumlah tiang listrik telah tiba di lokasi.
“Alhamdulillah, malam ini sudah tiba di RT 08 Rantau Palimbang sebanyak tiga mobil truk pengangkut tiang listrik dari Palembang. Besok akan tiba dua mobil truk lagi membawa tiang-tiang listrik,” ujar Bupati H. M. Syukur.
Tiang-tiang listrik tersebut selanjutnya akan segera didirikan dan dilanjutkan dengan pemasangan jaringan kabel. Dengan demikian, rumah-rumah warga di RT 08 Dusun Rantau Palimbang diharapkan segera menikmati penerangan listrik.
“Setelah itu tiang akan didirikan dan kabel dipasang. Insyaallah rumah-rumah warga di RT 08 Dusun Rantau Palimbang akan segera terang,” tambahnya.
Terpisah, Kepala Desa Rantau Limau Manis, Aswani, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta perjuangan berbagai pihak dalam mewujudkan jaringan listrik bagi masyarakatnya.
Meski sedang berada di Kota Jambi untuk urusan dinas, Aswani mengaku sangat gembira menerima kabar tersebut.
“Terima kasih sekali kepada Bapak Bupati dan pihak PLN ULP Bangko, PLN UIW S2JB UP3 Muara Bungo, Pak Camat Tabir Ilir, BPD, seluruh pihak dan masyarakat yang telah berpartisipasi memperjuangkan semua ini,” ujar Aswani.
Menurutnya, keberadaan aliran listrik tidak hanya akan menerangi rumah warga. Sejumlah fasilitas umum di Dusun Rantau Palimbang juga akan ikut menikmati manfaat pembangunan jaringan tersebut.
Fasilitas tersebut meliputi SD Negeri 313, satu unit PAUD, madrasah, musala, Rumah Singgah Hutan Adat Kuto Hayo serta pendopo di area pemakaman umum.
Aswani menjelaskan, jaringan listrik menuju RT 08 akan disambungkan dari gardu listrik di RT 09 Dusun Rantau Palimbang. Panjang jaringan yang akan dibangun sekitar tiga kilometer dengan kebutuhan sekitar 45 tiang listrik.
RT 08 Dusun Rantau Palimbang sendiri berada di wilayah yang berbatasan dengan Desa Sumber Mulyo, Unit 5 eks Transmigrasi Kuamang Kuning, Kabupaten Bungo.
“Dari RT 08, sekitar enam kilometer lagi sudah sampai ke wilayah Kabupaten Bungo,” jelasnya.
Kabar kedatangan tiang listrik tersebut disambut penuh haru oleh masyarakat. Kepala Dusun Rantau Palimbang, Haris, bahkan melakukan sujud syukur sambil menahan tangis bahagia.
“Terima kasih, Pak Bupati,” ujarnya lirih.
Rasa haru juga dirasakan Madi selaku Ketua RT 08 serta Sahrul, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Rantau Limau Manis. Keduanya tak kuasa menahan air mata menyambut kabar yang telah lama dinantikan warga.
Bagi masyarakat, hadirnya listrik bukan sekadar menghadirkan penerangan. Setelah 37 tahun hidup tanpa aliran listrik, anak-anak di Dusun Rantau Palimbang kini diharapkan dapat belajar dan mengaji dengan lebih nyaman pada malam hari.
Selain itu, akses masyarakat terhadap informasi dan teknologi melalui berbagai perangkat elektronik juga akan semakin terbuka.
Setelah penantian panjang selama hampir empat dekade, warga RT 08 Dusun Rantau Palimbang kini akhirnya melihat harapan baru: dari 37 tahun kegelapan menuju cahaya yang segera menerangi kehidupan mereka. (*).
Reporter: Afadal





