FLS3N SD/MI Sidoarjo 2026: Lomba Kriya Jadi Ajang Unjuk Kreativitas dan Budaya Lokal

SIDOARJO | JWI – Cabang Lomba Kriya dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) SD/MI sederajat tingkat Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026 berlangsung semarak dan penuh kreativitas, Rabu (6/5/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan, ketelitian, dan inovasi dalam menghasilkan karya seni kriya terbaik.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Koordinator Seni Kriya Kabupaten Sidoarjo, Afua Istiningsih, didampingi panitia Reny Dwi Suryani. Dalam sambutannya, Afua menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pendamping, panitia, dan dewan juri yang telah mendukung terselenggaranya lomba tersebut.

Menurutnya, lomba kriya tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran untuk melatih kreativitas, kesabaran, ketelitian, serta keberanian siswa dalam menampilkan hasil karya di hadapan publik.

“Kegiatan ini diharapkan mampu memotivasi siswa untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi diri di bidang seni dan keterampilan,” ujar Afua.

Sepanjang perlombaan, para peserta menampilkan berbagai karya dengan ide kreatif yang dipadukan dengan unsur budaya lokal. Detail pengerjaan, inovasi, dan nilai estetika menjadi perhatian utama dewan juri dalam proses penilaian.

Baca Juga :  Lazismu Paparkan Enam Pilar Program Sosial Saat Audiensi dengan Wabup Sidoarjo

Adapun dewan juri dalam lomba tersebut terdiri dari Yusfi Fitrawan, Muhammad Harun, dan Zalfa Robby. Mereka memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus berlatih dan berani mencoba hal-hal baru dalam berkarya.

Menurut para juri, kemenangan bukan satu-satunya tujuan utama dalam kompetisi. Pengalaman selama mengikuti lomba dinilai menjadi proses belajar yang penting untuk meningkatkan kemampuan dan membangun rasa percaya diri siswa.

Berdasarkan hasil penilaian, Juara I diraih Kecamatan Porong yang berhak membawa pulang trofi, piagam penghargaan, dan uang pembinaan sebesar Rp1.000.000. Juara II diraih Kecamatan Tarik dengan uang pembinaan Rp750.000, sedangkan Juara III diraih Kecamatan Krembung dengan hadiah Rp500.000.

Sementara itu, Juara Harapan I diraih Kecamatan Buduran, Harapan II Kecamatan Waru, dan Harapan III Kecamatan Tulangan.

Melalui lomba kriya ini, panitia berharap tercipta ruang positif bagi siswa untuk menumbuhkan kreativitas, rasa percaya diri, serta semangat berprestasi. Nilai sportivitas dan kecintaan terhadap seni berbasis budaya juga menjadi bagian penting yang terus ditanamkan kepada generasi muda.

Baca Juga :  Tak Sekadar Hobi Motor, GL Kompax Sidoarjo Berbagi Takjil dan Tebar Kepedulian di Bulan Ramadan

Ajang FLS3N 2026 kembali membuktikan bahwa anak-anak Sidoarjo memiliki potensi besar dan prestasi membanggakan di bidang seni dan keterampilan.(Ant).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *