BANGKO | JWI – Bupati Merangin, M. Syukur, secara resmi melepas 62 kafilah Kabupaten Merangin yang akan berlaga dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an wal Hadits (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026. Kontingen Merangin menargetkan mampu menembus tiga besar dalam ajang keagamaan tingkat provinsi tersebut.
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Rumah Dinas Bupati Merangin, Sabtu (31/10/2026) pagi. Turut mendampingi Bupati, Wakil Bupati A. Khafidh dan Sekretaris Daerah (Sekda) Zulhifni.
Dalam laporannya, Asisten I Setda Merangin sekaligus Ketua Official MTQH Kabupaten Merangin, Sukoso, menyampaikan bahwa kontingen yang diberangkatkan berjumlah 62 orang. Mereka merupakan peserta terbaik hasil seleksi MTQH tingkat Kabupaten Merangin Tahun 2026.
Menurut Sukoso, pemberangkatan kafilah dilakukan secara bertahap. Sebagian peserta telah lebih dahulu menuju Kota Jambi karena menyesuaikan aktivitas perkuliahan. Sementara itu, sembilan peserta cabang kaligrafi bersama pelatih telah diberangkatkan pada Sabtu dini hari untuk mempersiapkan kebutuhan teknis perlombaan.
Adapun dalam prosesi pelepasan tersebut, sebanyak 25 kafilah diberangkatkan secara resmi oleh Bupati Merangin.
“Kafilah kita ini adalah orang-orang pilihan hasil seleksi MTQH tingkat Kabupaten Merangin tahun 2026 yang telah melalui tiga tahapan Training Center (TC). Mereka juga didampingi official, tenaga medis, serta mendapatkan pengawalan dari pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan,” jelas Sukoso.
Untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan, Pemerintah Kabupaten Merangin telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,2 miliar melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Pelaksanaan MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi sendiri dipusatkan di Kota Jambi pada 31 Oktober hingga 7 November 2026.
Dalam arahannya, Bupati M. Syukur menyampaikan apresiasi kepada jajaran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), official, pelatih, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan dan membina para peserta.
Bupati optimistis kontingen Merangin mampu meraih prestasi membanggakan. Keyakinan tersebut didukung potensi sumber daya keagamaan di Kabupaten Merangin yang memiliki lebih dari 90 pondok pesantren.
Ia juga menyoroti tren peningkatan prestasi kafilah Merangin dalam beberapa tahun terakhir. Pada MTQH 2024, Merangin berada di peringkat ke-10, kemudian meningkat ke posisi ke-8 pada 2025. Berbekal capaian tersebut, pemerintah daerah kini memasang target lebih tinggi, yakni menembus tiga besar pada MTQH 2026.
“Dalam sebuah pertandingan, yang paling utama adalah percaya diri. Jangan merasa minder. Orang-orang sukses justru banyak yang lahir dari pelosok desa dengan motivasi tinggi untuk membanggakan orang tua dan daerahnya,” pesan M. Syukur kepada seluruh kafilah.
Selain menargetkan prestasi, Bupati juga mengingatkan para peserta agar menjaga kesehatan, menjunjung tinggi sportivitas, serta senantiasa menjaga sikap ramah dan santun selama mengikuti perlombaan.
Menurutnya, para peserta tidak hanya membawa nama daerah untuk berkompetisi, tetapi juga mengemban tanggung jawab sebagai representasi masyarakat Merangin sekaligus duta Al-Qur’an.
“Kalian tidak hanya bertanding, tetapi juga menjadi duta daerah dan duta Al-Qur’an. Tunjukkan akhlak mulia dan jadilah teladan di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Melalui persiapan dan pembinaan yang telah dilakukan, Pemerintah Kabupaten Merangin berharap kafilah tahun ini mampu meningkatkan capaian prestasi sekaligus mengharumkan nama daerah pada MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi. (*).
Reporter: Afadal
Editor: JWI





