SIDOARJO | JWI – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proses perbaikan jalan berlubang di Jalan Lingkar Timur, Sidoarjo, Minggu (8/3/2026).
Sidak dilakukan menyusul kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang pengendara motor akibat terjatuh setelah melintasi jalan berlubang pada Jumat (6/3/2026).
Dalam sidak tersebut, Wabup Mimik didampingi Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sidoarjo, Makhmud, serta Kabid Jalan Joko Yasminto, untuk memastikan proses perbaikan berjalan cepat dan maksimal.

Wabup Mimik Idayana mengatakan dirinya menerima banyak keluhan masyarakat terkait kondisi jalan berlubang di kawasan Lingkar Timur yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Karena itu, ia langsung menginstruksikan agar proses perbaikan dipercepat. Selama ini, pengerjaan jalan di kawasan tersebut lebih banyak dilakukan pada malam hari karena tingginya volume lalu lintas pada siang hari. Namun kini, pengerjaan diminta dilakukan secara intensif baik siang maupun malam.

“Lingkar Timur lalu lintasnya cukup padat sehingga biasanya perbaikan dilakukan malam hari. Tapi sekarang kita perintahkan agar dikerjakan lebih intensif, siang dan malam, supaya cepat selesai dan tidak membahayakan pengguna jalan,” ujar Mimik.
Ia juga menegaskan akan melakukan sidak lanjutan dalam beberapa hari ke depan guna memastikan seluruh pekerjaan perbaikan berjalan sesuai target.

“Kita akan cek kembali beberapa hari ke depan. Harapannya sebelum Lebaran seluruh perbaikan sudah selesai sehingga masyarakat bisa berkendara dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Selain perbaikan sementara, Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan peningkatan kualitas Jalan Lingkar Timur melalui pembangunan jalan beton secara bertahap dengan dukungan anggaran pemerintah pusat.
Menurut Mimik, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan anggota Komisi V DPR RI dapil Surabaya–Sidoarjo, Tomi Wafa, untuk memperoleh bantuan anggaran pembangunan jalan beton di kawasan tersebut.

“Alhamdulillah pada tahun 2025 kita mendapat bantuan anggaran tahap pertama sebesar Rp37 miliar untuk pembangunan jalan beton dari lampu merah Buduran hingga lampu merah Prasung sepanjang 1,8 kilometer dan sudah selesai,” jelasnya.
Untuk tahap kedua pada tahun 2026, Pemkab Sidoarjo kembali memperoleh bantuan anggaran sebesar Rp84 miliar untuk pembangunan jalan beton lanjutan dari lampu merah Prasung hingga kawasan Mall Pelayanan Publik (MPP) sepanjang kurang lebih 4 kilometer. Pekerjaan tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada pertengahan tahun 2026.
Sementara tahap ketiga direncanakan pada tahun 2027, yakni pembangunan jalan beton dari kawasan MPP hingga lampu merah Candi, dengan anggaran yang saat ini masih dalam tahap pembahasan.
Di sisi lain, Kabid Jalan Dinas PU Bina Marga Sidoarjo, Joko Yasminto, menyampaikan bahwa perbaikan dan pemeliharaan jalan berlubang di ruas Lingkar Timur mulai dari lampu merah Prasung hingga Candi sudah mulai dikerjakan.

“Target kami sebelum Lebaran seluruh perbaikan jalan sudah selesai. Saat Idulfitri nanti masyarakat bisa menikmati kondisi jalan yang lebih baik dan tidak berlubang,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagian besar titik kerusakan jalan telah selesai diperbaiki, sementara beberapa titik lainnya masih dalam tahap penyelesaian. Dengan waktu sekitar 10 hari menjelang Lebaran, seluruh tim di lapangan diminta bekerja lebih intensif.
Menurutnya, percepatan perbaikan sangat penting terutama pada musim hujan seperti sekarang, karena jalan berlubang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.
“Kami meminta tim satgas di lapangan bekerja maksimal agar perbaikan cepat selesai. Jangan sampai ada kecelakaan akibat jalan berlubang, apalagi menjelang Lebaran volume kendaraan akan semakin meningkat,” tegasnya.(*).





