SIDOARJO | JWI – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.AP., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Senin (27/7/2026) pukul 10.00 WIB. Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan publik di bidang sosial berjalan optimal sekaligus mengevaluasi berbagai program yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Wabup didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, R. Mharta Wara Kusuma, S.Sos., beserta jajaran.
Pada kesempatan itu, Mimik Idayana menekankan pentingnya pembaruan dan sinkronisasi data penerima bantuan sosial (bansos) antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Menurutnya, validitas data menjadi faktor utama agar seluruh bantuan sosial dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Data harus selalu diperbarui dan diverifikasi. Jangan sampai ada masyarakat yang berhak justru tidak menerima bantuan, sementara yang sudah tidak memenuhi kriteria masih tercatat sebagai penerima,” tegasnya.
Wabup juga memberikan perhatian terhadap penanganan HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo. Ia meminta agar upaya pencegahan, pendampingan, serta edukasi kepada masyarakat terus diperkuat. Selain itu, kesejahteraan para relawan HIV/AIDS yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pendampingan pasien juga perlu mendapat perhatian pemerintah.
Menurut Mimik, relawan memiliki peran penting dalam memberikan edukasi, pendampingan psikososial, hingga memastikan penyintas HIV/AIDS tetap menjalani pengobatan secara berkelanjutan. Karena itu, dukungan terhadap para relawan menjadi bagian penting dalam keberhasilan program penanganan HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo.
Dalam pemaparannya kepada Wakil Bupati, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, R. Mharta Wara Kusuma, menyampaikan rencana pengembangan fasilitas rumah singgah atau pondok sosial sebagai bagian dari peningkatan layanan rehabilitasi sosial di Kabupaten Sidoarjo. Rencana tersebut disiapkan untuk memberikan pelayanan yang lebih layak bagi lanjut usia terlantar, gelandangan dan pengemis (gepeng), penyandang disabilitas, anak berkebutuhan khusus, serta kelompok masyarakat rentan lainnya.
Menurut Kepala Dinas Sosial, keberadaan rumah singgah atau pondok sosial yang representatif diharapkan tidak hanya menjadi tempat penampungan sementara, tetapi juga menjadi pusat rehabilitasi, pembinaan mental, sosial, dan keterampilan sehingga para penghuni memiliki kesempatan untuk kembali menjalani kehidupan yang lebih mandiri.
Menanggapi rencana tersebut, Wabup Mimik Idayana memberikan dukungan agar perencanaan dilakukan secara matang, mulai dari penyediaan lahan, fasilitas, sumber daya manusia hingga pola pembinaan yang berorientasi pada pemulihan dan pemberdayaan sosial.

“Kalau memang dibangun, konsepnya harus benar-benar memberikan manfaat. Bukan sekadar tempat penampungan, tetapi menjadi tempat pembinaan yang layak, manusiawi, aman, nyaman, dan mampu mengembalikan kepercayaan diri para penghuninya agar dapat kembali diterima di tengah masyarakat,” ujar Mimik.
Selain itu, Wabup juga mendorong Dinas Sosial memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Menurutnya, keterlibatan sektor swasta dapat menjadi salah satu solusi untuk mendukung berbagai program sosial, termasuk peningkatan fasilitas pelayanan, pemberdayaan masyarakat rentan, serta pengembangan rumah singgah maupun pondok sosial.
Usai melakukan evaluasi bersama jajaran Dinas Sosial, Mimik melanjutkan sidak dengan meninjau ruang pelayanan BPJS yang berada di lingkungan Kantor Dinas Sosial. Ia berdialog langsung dengan petugas dan masyarakat yang sedang mengurus administrasi guna memastikan pelayanan berlangsung cepat, mudah, transparan, dan memberikan kepastian kepada masyarakat.
Sidak tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang sosial. Melalui evaluasi secara langsung, diharapkan seluruh program perlindungan sosial dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sidoarjo. (*).
Reporter : Sugi.





