Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Sidak SDN Kupang, Perintahkan Rehab Sekolah, Aktifkan Tower WiFi, dan Percepat Program MBG

SIDOARJO | JWI – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.AP., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SDN Kupang 3 di Dusun Tanjungsari dan SDN Kupang 4 di Dusun Kali Elo, Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Senin (20/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wabup menemukan sejumlah persoalan, mulai dari bangunan sekolah yang rusak, tower WiFi yang tidak berfungsi selama tiga tahun, hingga perlunya percepatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo Dr. Netti Lastiningsih, M.Pd., Camat Jabon, Kapolsek Jabon, Danramil Jabon, Kepala Desa Kupang, serta jajaran terkait, Mimik memastikan seluruh temuan segera ditindaklanjuti.

Di SDN Kupang 3, Wabup mendapati plafon rusak, kusen pintu keropos, serta beberapa bagian bangunan yang mulai lapuk akibat tingginya kadar garam di kawasan pesisir. Ia meminta rehabilitasi total dilakukan dengan konstruksi yang disesuaikan karakteristik wilayah agar bangunan lebih kuat dan tahan lama.

“Kondisinya harus menjadi prioritas. Bangunan sekolah harus aman dan nyaman agar anak-anak bisa belajar dengan baik,” tegas Mimik.

Plt Kepala SDN Kupang 3, Sri Wahyuni, menjelaskan sekolah tersebut memiliki 70 siswa. Menurutnya, udara pesisir mempercepat kerusakan material bangunan sehingga perbaikan mendesak diperlukan.

Selain meninjau kondisi sekolah, perhatian Wabup juga tertuju pada sebuah tower WiFi yang berada di lingkungan sekolah. Setelah mendapat informasi bahwa fasilitas tersebut sudah sekitar tiga tahun tidak berfungsi, Mimik langsung menghubungi Kepala Bidang Kominfo Kabupaten Sidoarjo, Inggit, melalui sambungan telepon.

Ia meminta agar tower tersebut segera diperbaiki dan diaktifkan kembali sehingga dapat dimanfaatkan sebagai penunjang pembelajaran berbasis digital.

“Kalau masih bisa diperbaiki, segera diperbaiki dan difungsikan kembali. Jangan sampai aset pemerintah dibiarkan bertahun-tahun tanpa manfaat. Saya minta segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Usai berdialog, Wabup membagikan makanan, susu, serta perlengkapan alat tulis kepada seluruh siswa SDN Kupang 3. Ia juga memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai direalisasikan pada akhir Juli 2026 setelah kendala koordinasi dan penyediaan dapur layanan berhasil diselesaikan.

Dalam suasana penuh keakraban, Mimik mengajak para siswa mengucapkan bersama-sama, “Terima kasih Pak Prabowo atas Program Makan Bergizi Gratis,” sebagai ungkapan syukur atas program pemerintah yang segera mereka nikmati.

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke SDN Kupang 4. Karena akses jalan cukup sulit, rombongan harus menggunakan sepeda motor untuk mencapai lokasi sekolah.

Di sekolah tersebut, Wabup kembali menemukan kondisi bangunan yang memerlukan perhatian serius. Sejumlah ruang kelas masih berdinding papan dengan lantai kayu yang sudah tidak layak. Empat ruang kelas diprioritaskan masuk dalam program rehabilitasi pemerintah daerah.

Mimik juga meminta agar kesejahteraan guru di wilayah terpencil menjadi perhatian pemerintah melalui kajian pemberian insentif khusus.

“Saya ingin guru-guru yang mengabdi di daerah terpencil mendapatkan perhatian lebih karena mereka memiliki tantangan yang tidak ringan,” ujarnya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Netti Lastiningsih, M.Pd., mengatakan pihaknya tengah menyusun kajian pemberian bantuan transportasi bagi guru yang bertugas di sekolah terpencil mulai tahun anggaran 2027, sedangkan bantuan transportasi siswa tetap berjalan sesuai ketentuan.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Wabup juga meninjau jembatan penghubung antardusun yang kondisinya memerlukan perbaikan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya meningkatkan keselamatan warga, tetapi juga mendukung pengembangan potensi wisata religi Makam Dewi Sekardadu serta kawasan wisata kuliner apung di wilayah Jabon.

Sebelum meninggalkan lokasi, Mimik kembali membagikan makanan dan susu kepada siswa SDN Kupang 4 serta menyerahkan bantuan uang tunai dari dana pribadi kepada para guru sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan anak-anak di wilayah pesisir.

Reporter: Sugi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *