Doa Bersama Kyai Kampung, Wabup Sidoarjo Tegaskan Tetap Bekerja Demi Kemajuan Daerah di Tengah Dinamika

SIDOARJO | JWI – Puluhan kyai kampung dari berbagai wilayah di Kabupaten Sidoarjo menggelar doa bersama di Rumah Dinas Wakil Bupati Sidoarjo, Senin (6/4/2026) malam. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara ulama dan pemerintah daerah.

Sedikitnya 20 pimpinan pondok pesantren hadir dalam kegiatan yang diinisiasi Rahmat Muhajirin bersama Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana. Kehadiran para kyai mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai spiritual dan sosial di tengah masyarakat.

Koordinator Kyai Kampung, Gus Azam, menegaskan bahwa kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan dapat berlanjut secara rutin.
“Kami ingin silaturahmi ini terus terjaga dan menjadi ruang bersama untuk membangun Sidoarjo yang lebih baik,” ujarnya sebelum memimpin doa dan tahlil.

Ia menambahkan, kyai kampung memiliki peran strategis sebagai penjaga moral dan nilai-nilai keagamaan. Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah dinilai penting untuk menciptakan kehidupan sosial yang harmonis dan sejahtera.

Sementara itu, Rahmat Muhajirin menyampaikan apresiasi atas kehadiran para kyai. Ia menekankan pentingnya dukungan moral dan doa dari tokoh agama dalam menopang pembangunan daerah.
“Komunikasi dan koordinasi dengan seluruh elemen, khususnya para ulama, akan terus kami jaga demi kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.

Baca Juga :  Rapat DPD PAMDI Jawa Timur Tetapkan Plt Ketua DPC Sidoarjo dan Bentuk Tim Formatur Baru

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung dinamika pemerintahan yang tengah berlangsung. Menurutnya, hingga saat ini Wakil Bupati belum menerima penugasan resmi melalui surat keputusan (SK), dan sebagian tugas disebut didelegasikan kepada Sekretaris Daerah Sidoarjo.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan amanah dan hadir di tengah masyarakat.

“Kami tetap menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Aspirasi masyarakat kami dengarkan langsung, dan kami hadir untuk memberikan solusi nyata di lapangan,” tegasnya.

Ia menambahkan, kedekatan dengan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menjalankan peran sebagai wakil kepala daerah, meskipun di tengah berbagai dinamika pemerintahan.
Kegiatan berlangsung khidmat dengan rangkaian doa bersama, tahlil, serta diskusi ringan terkait kondisi sosial masyarakat. Acara ini menjadi simbol kuatnya kebersamaan antara ulama dan pemerintah, sekaligus harapan agar Sidoarjo terus berkembang menjadi daerah yang maju, religius, dan sejahtera. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *