Aktivis Sidoarjo Apresiasi Program Golkar Buka Akses Pendidikan bagi Warga Putus Sekolah

SIDOARJO | JWI – Program pembukaan akses pendidikan bagi warga putus sekolah yang digagas oleh Adam Rusydi melalui Partai Golkar Sidoarjo mendapat apresiasi dari kalangan aktivis dan pemuda di Kabupaten Sidoarjo. Program tersebut dinilai sebagai langkah konkret dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini kesulitan melanjutkan pendidikan akibat keterbatasan ekonomi maupun faktor sosial lainnya.

Apresiasi tersebut disampaikan oleh aktivis Sidoarjo, Dandi Amar, yang menilai inisiatif tersebut sejalan dengan aspirasi yang selama bertahun-tahun diperjuangkan berbagai elemen masyarakat sipil terkait pemerataan akses pendidikan.

Menurut Dandi, persoalan putus sekolah tidak dapat dipandang sebagai masalah individu semata, melainkan tantangan pembangunan daerah yang memerlukan perhatian bersama. Karena itu, hadirnya program yang memberikan kesempatan kepada warga untuk kembali mengenyam pendidikan dinilai sebagai investasi sosial yang berdampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sidoarjo.

“Apa yang dilakukan Mas Adam Rusydi melalui Golkar Sidoarjo hari ini merupakan harapan yang selama ini banyak disuarakan oleh aktivis dan pemuda di Sidoarjo. Kami sering menyampaikan pentingnya akses pendidikan yang lebih luas kepada pemerintah daerah. Alhamdulillah, kini ada langkah konkret yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Dandi, Sabtu (13/6/2026).

Ia menegaskan, pendidikan merupakan sarana paling efektif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan terbukanya kembali akses pendidikan bagi warga yang sebelumnya putus sekolah, peluang untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan berdaya saing akan semakin besar.

Dandi juga mengapresiasi komitmen Adam Rusydi yang dinilai tidak hanya hadir dalam ruang politik, tetapi juga berupaya menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan bahwa politik dapat menjadi instrumen perubahan sosial ketika diarahkan untuk memenuhi kebutuhan rakyat.

Lebih lanjut, ia berharap program tersebut dapat terus diperluas dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, hingga kalangan mahasiswa. Kolaborasi yang kuat dinilai penting untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif dan merata di Kabupaten Sidoarjo.

“Ini bukan sekadar program pendidikan, tetapi bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan generasi Sidoarjo. Semoga langkah baik yang telah dimulai Mas Adam Rusydi ini menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” pungkasnya.

Program pembukaan akses pendidikan bagi warga putus sekolah tersebut diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini terkendala melanjutkan pendidikan, sekaligus mendukung upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sidoarjo. (*).

Reporter : Maygi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *