SIDOARJO | JWI – Semangat literasi pelajar di Kabupaten Sidoarjo kembali tumbuh melalui ajang Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang SD Tingkat Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026. Salah satu cabang yang menyita perhatian adalah lomba menulis cerita yang digelar di Ruang UKS Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu diikuti siswa-siswi sekolah dasar dari berbagai kecamatan di Sidoarjo. Lomba dibuka oleh panitia cabang menulis cerita, Hilda, didampingi Anita Wanodiya.

Dalam pembukaan, panitia menyampaikan tata tertib perlombaan sekaligus membagikan lembar karya resmi yang telah dibubuhi stempel Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo.
Sejak lomba dimulai, suasana ruangan tampak tenang namun penuh antusiasme. Para peserta terlihat serius menuangkan ide, imajinasi, serta pengalaman mereka ke dalam karya fiksi dengan beragam tema.
Dari hasil karya yang ditampilkan, para juri menilai kemampuan literasi peserta tahun ini mengalami perkembangan yang cukup membanggakan. Tim juri terdiri dari Suhartatik, Ribut Wijoto, dan Dinmas.

“Kalian semua hebat. Tulisan kalian bagus-bagus,” ujar para juri saat proses penilaian berlangsung.
Suhartatik menilai, tulisan yang baik lahir dari suasana hati yang positif dan mampu mengalir secara alami.
“Menulis itu harus bahagia. Tulisan yang bagus adalah tulisan yang mengalir, apalagi ini karya fiksi,” katanya memberi motivasi kepada peserta.
Sementara itu, Ribut Wijoto menekankan pentingnya konflik dalam sebuah cerita agar tulisan menjadi lebih hidup dan menarik untuk dibaca.
“Menulis itu harus ada konfliknya supaya menarik dan tidak datar,” jelasnya.
Apresiasi juga disampaikan Dinmas yang melihat besarnya potensi generasi muda Sidoarjo di bidang literasi. Ia optimistis dunia kepenulisan di Kota Delta akan terus berkembang melalui talenta-talenta muda tersebut.
“Saya bangga. Saya tidak khawatir lagi siapa yang akan melanjutkan dunia menulis, karena sudah ada penulis-penulis hebat dari Sidoarjo,” ujarnya.

Sebagai bentuk penghargaan, panitia memberikan uang pembinaan kepada para pemenang. Adapun hasil lomba Menulis Cerita FLS3N 2026 tingkat Kabupaten Sidoarjo sebagai berikut:
- Juara I: Tirai Sinuran Syahrum – SDN Pagerwojo, Kecamatan Buduran – Rp1.000.000
- Juara II: Kamea Yasmin Assiera – SD A Fattah, Kecamatan Waru – Rp750.000
- Juara III: Farah Haninta Aulia – SD Gibararum, Kecamatan Porong – Rp500.000
Sedangkan juara harapan diraih oleh:
- Juara Harapan I: Dahayu Nismaya Raya – SDN Sidomulyo, Kecamatan Krian
- Juara Harapan II: Ras Muhammad Faqih – SDN Simogiring, Kecamatan Prambon
- Juara Harapan III: Khansa Dzakiyaa Alesha – SD Muhammadiyah 2, Kecamatan Taman.
Melalui FLS3N 2026, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap dapat mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, berkarakter, dan mampu menginspirasi melalui karya tulis.
Ajang ini diharapkan menjadi ruang pembinaan sekaligus wadah pengembangan bakat bagi calon penulis muda berbakat di Kabupaten Sidoarjo. (Ant).





