BANGKO | JWI – Bupati Merangin, M. Syukur, meninjau langsung progres penyiapan lokasi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-52 tingkat Kabupaten Merangin di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Manau, Rabu (6/5/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan arena utama MTQ yang dibangun di atas lahan seluas kurang lebih dua hektare berjalan sesuai jadwal. Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin Zulhifni, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta unsur Forkopimcam Sungai Manau.

Sekda Merangin, Zulhifni, menjelaskan bahwa saat ini pengerjaan masih difokuskan pada tahap pembersihan lahan atau land clearing. Ia menyebut progres awal penyiapan lokasi telah mencapai sekitar 75 persen.
“Sekarang masih dalam proses land clearing. Kami targetkan dalam satu bulan ke depan tahap ini bisa selesai, tentu dengan catatan kondisi cuaca mendukung dan tidak sering huan. Jika cuaca cerah, pengerjaan arena MTQ akan terus dipercepat agar pembangunan fasilitas pendukung lainnya segera dimulai,” ujar Zulhifni di sela peninjauan.
Ia menambahkan, proses pembangunan diyakini akan berjalan lebih lancar karena akses jalan menuju lokasi arena MTQ sudah tersedia sehingga memudahkan mobilisasi material dan alat berat.
Sementara itu, Bupati Merangin M. Syukur menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Bukit Batu dan para tokoh masyarakat yang turut mendukung persiapan MTQ ke-52 secara swadaya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menyukseskan agenda keagamaan tingkat kabupaten tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang ikut membantu secara swadaya demi suksesnya MTQ ke-52 ini. Terima kasih juga kepada para tokoh masyarakat atas dukungan dan semangat gotong royongnya. Mudah-mudahan seluruh tahapan pembangunan arena dapat selesai tepat waktu,” ungkap Bupati.
Pelaksanaan MTQ ke-52 Kabupaten Merangin diharapkan tidak hanya menjadi ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani, tetapi juga mampu mendorong semangat kebersamaan masyarakat serta memperkenalkan potensi Desa Bukit Batu kepada masyarakat luas. (*).





