SIDOARJO | JWI – Sebanyak 38 peserta dari berbagai kelompok tani se-Kecamatan Wonoayu resmi diberangkatkan menuju Gelar Inovasi dan Teknologi Pertanian (GERTEK) 2026 di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, pada Rabu (8/7/2026). Pelepasan peserta dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Wonoayu dan dipimpin langsung oleh Camat Wonoayu, Drs. H. Anwar.
Dari rombongan tersebut, Kelompok Tani (Poktan) Desa Tanggul bersama Gapoktan Tani Mulyo mengirimkan 4 orang perwakilan yang dipimpin Ketua Gapoktan Tani Mulyo, Sutamin. Mereka mengikuti kegiatan dengan pendampingan dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Wonoayu bersama perwakilan kelompok tani lainnya.

Dalam sambutannya sebelum melepas rombongan, Camat Wonoayu Drs. H. Anwar menyampaikan apresiasi kepada para petani yang dipercaya menjadi delegasi Kecamatan Wonoayu sekaligus Kabupaten Sidoarjo pada ajang inovasi pertanian tersebut.
“Dalam rangka mengikuti kegiatan di Kabupaten Kediri, saya berharap mulai dari keberangkatan hingga selesai seluruh rangkaian kegiatan diberikan kelancaran dan kemudahan. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk menimba ilmu dan pengalaman. Semoga seluruh materi bimbingan maupun pelatihan yang diperoleh di sana dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi kemajuan sektor pertanian di wilayah kita masing-masing,” ujar Anwar.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta yang telah terpilih mewakili Kecamatan Wonoayu.
“Selamat dan sukses kepada panjenengan semua yang telah dipercaya mewakili Kecamatan Wonoayu dan Kabupaten Sidoarjo. Semoga sepulang dari GERTEK 2026 mampu membawa ilmu, inovasi, dan menghasilkan yang terbaik bagi kemajuan para petani di Kabupaten Sidoarjo,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Tani Mulyo, Sutamin, mengatakan keikutsertaan dalam GERTEK 2026 merupakan kesempatan berharga untuk mempelajari berbagai inovasi dan teknologi pertanian yang dapat diterapkan di wilayahnya.
“Kami ingin belajar langsung dari berbagai inovasi yang ditampilkan dalam GERTEK 2026. Harapannya, ilmu yang kami peroleh bisa diterapkan di Desa Tanggul dan wilayah Kecamatan Wonoayu sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani,” ungkap Sutamin.
GERTEK 2026 yang berlangsung pada 6–12 Juli 2026 menghadirkan berbagai inovasi teknologi pertanian, demonstrasi alat dan mesin pertanian modern, penggunaan benih unggul, pupuk organik, sistem irigasi, hingga konsultasi bersama para ahli. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara petani, penyuluh, akademisi, dunia usaha, dan pemerintah dalam mendorong modernisasi pertanian menuju swasembada pangan yang berkelanjutan.
Keikutsertaan para petani Wonoayu diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi kelompok tani lainnya untuk terus berinovasi, sehingga sektor pertanian di Kabupaten Sidoarjo semakin maju, produktif, dan berdaya saing di tengah perkembangan teknologi pertanian yang semakin pesat.(*).
Reporter : Sugi.





