SIDOARJO | JWI – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.AP., secara resmi membuka kegiatan 1.000 Yatim Camp 2026 yang diselenggarakan Forum Daerah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (FORDA LKSA) Kabupaten Sidoarjo di Bumi Perkemahan Tanjek Wagir, Kecamatan Krembung, Minggu (21/6/2026) pukul 15.30 WIB.
Kegiatan yang diikuti sekitar 1.000 anak yatim dari berbagai Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) se-Kabupaten Sidoarjo tersebut menjadi ajang pembinaan karakter, pengembangan kreativitas, peningkatan kemandirian, serta mempererat kebersamaan melalui berbagai aktivitas edukatif di alam terbuka.

Dalam sambutannya, Wabup Mimik Idayana mengapresiasi FORDA LKSA Kabupaten Sidoarjo yang secara konsisten menghadirkan program pembinaan bagi anak-anak yatim. Menurutnya, kegiatan seperti Yatim Camp memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter generasi muda.
“Hari ini adalah hari yang sangat spesial karena saya melihat begitu banyak wajah ceria, penuh semangat, dan penuh harapan dari anak-anak hebat yang hadir di tempat ini,” ujar Mimik.
Ia menilai kegiatan perkemahan tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi peserta, tetapi juga melatih kedisiplinan, kemandirian, kreativitas, kemampuan bekerja sama, serta membangun rasa percaya diri.

“Melalui kegiatan ini anak-anak belajar hidup mandiri, bekerja sama, mengembangkan bakat dan kreativitas, serta membangun kepercayaan diri untuk meraih cita-cita mereka,” katanya.
Mimik juga berpesan kepada seluruh peserta agar terus semangat belajar dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Teruslah belajar, hormati guru dan pengasuh kalian, rajin beribadah, dan beranilah bermimpi setinggi langit. Kalian adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan bangsa,” pesannya.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan kegiatan, Mimik Idayana juga menyerahkan bantuan transportasi secara simbolis kepada perwakilan peserta 1.000 Yatim Camp 2026. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu mobilisasi peserta dari berbagai LKSA di Kabupaten Sidoarjo agar dapat mengikuti kegiatan dengan lancar dan nyaman.
Penyerahan bantuan dilakukan usai pembukaan acara dan disaksikan para pengurus FORDA LKSA, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para pendamping peserta. Bantuan tersebut disambut antusias oleh para peserta dan pengasuh yang hadir.

“Kami ingin memastikan anak-anak dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik tanpa terkendala transportasi. Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar, berkreasi, serta meraih cita-cita setinggi mungkin,” tutur Mimik.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus memberikan perhatian terhadap kesejahteraan anak-anak, khususnya anak yatim dan dhuafa, sebagai investasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Sementara itu, Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, memberikan apresiasi kepada FORDA LKSA Kabupaten Sidoarjo atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sarat manfaat bagi perkembangan anak-anak yatim.

Menurutnya, konsep perkemahan yang memadukan pendidikan karakter, pembelajaran seni budaya, kepramukaan, dan kedekatan dengan alam menjadi metode efektif dalam membangun mental serta keterampilan sosial peserta.
“Kegiatan ini memberikan pengalaman baru bagi anak-anak panti asuhan. Mereka diajak lebih dekat dengan alam, belajar hidup mandiri, membangun kerja sama tim, sekaligus mengembangkan kreativitas melalui berbagai kegiatan yang menyenangkan,” ungkapnya.

Abdillah Nasih berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dengan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk komunitas seni budaya, organisasi kemasyarakatan, dan peserta dari daerah lain.
“Harapan kami, kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin dan terus diperluas sehingga Sidoarjo dapat menjadi barometer pelaksanaan Yatim Camp di Jawa Timur,” tambahnya.

Apresiasi serupa disampaikan Ketua PW Forum Wilayah LKSA Jawa Timur, Habib Asyik. Ia menilai FORDA LKSA Kabupaten Sidoarjo berhasil menghadirkan kegiatan sosial berskala besar yang melibatkan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat.
Menurutnya, Kabupaten Sidoarjo merupakan daerah dengan jumlah LKSA terbanyak di Jawa Timur, mencapai lebih dari 100 lembaga yang aktif memberikan pelayanan dan pembinaan kepada anak-anak yatim.
“Kabupaten Sidoarjo memiliki lembaga kesejahteraan sosial anak terbanyak di Jawa Timur. Jumlahnya mencapai lebih dari seratus LKSA dan menjadi yang terbesar di provinsi ini,” ujarnya.

Habib Asyik juga memuji sinergi yang terjalin antara FORDA LKSA dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, DPRD, PMI, BPBD, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat yang turut mendukung suksesnya kegiatan tersebut.
“Kepedulian pemerintah daerah sangat luar biasa. Mulai dari Bupati, Wakil Bupati, DPRD, kepala OPD hingga berbagai lembaga kemanusiaan ikut memberikan dukungan. Ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap anak-anak yatim menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.

Ia bahkan menilai pelaksanaan 1.000 Yatim Camp di Sidoarjo layak dijadikan model bagi kabupaten dan kota lain di Jawa Timur.
“Kegiatan ini bisa menjadi percontohan bagi daerah lain. Harapannya, semakin banyak anak yatim yang mendapatkan manfaat dari program-program pembinaan seperti ini,” tuturnya.
Habib Asyik juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati Sidoarjo, DPRD Kabupaten Sidoarjo, Dinas Sosial, para donatur, relawan, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Habib Asyik menyebut Kabupaten Sidoarjo memiliki potensi besar menjadi pusat pengembangan program pembinaan anak yatim di Jawa Timur karena didukung jumlah LKSA yang sangat banyak, pengurus yang aktif, serta dukungan kuat dari pemerintah daerah.

Kegiatan 1.000 Yatim Camp 2026 diisi dengan beragam aktivitas pendidikan karakter, permainan kelompok, seni budaya, kepramukaan, pembinaan spiritual, pelatihan kepemimpinan, hingga kegiatan perkemahan yang bertujuan membangun mental, kebersamaan, dan kepercayaan diri peserta.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sidoarjo, Misbachul Munir, perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo yang diwakili Kabid Rehabilitasi Sosial, Diana Ambarukmi beserta jajaran, Ketua Harian Kwarcab Pramuka Sidoarjo Mustain Baladan, pengurus FORDA LKSA, para pengasuh LKSA se-Kabupaten Sidoarjo, serta sejumlah relawan dan stakeholder pendukung kegiatan.
Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Dinas Sosial, LKSA tingkat provinsi maupun kabupaten, serta berbagai elemen masyarakat, program 1.000 Yatim Camp diharapkan terus berkembang menjadi program unggulan yang mampu melahirkan generasi muda yang mandiri, berkarakter, berprestasi, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Reporter : Sugi.





