SIDOARJO | JWI – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.AP., menerima audiensi tiga pelajar yang akan mewakili Kabupaten Sidoarjo dalam ajang Jambore Generasi Hijau Nasional. Audiensi tersebut berlangsung di ruang kerja Wakil Bupati Sidoarjo, Kamis (25/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati didampingi Kepala Bidang Kebersihan, Ruang Terbuka Hijau (KRTH) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo, Vira Murti Krida Laksmi.
Tiga pelajar yang terpilih sebagai perwakilan Kabupaten Sidoarjo berasal dari SMA Negeri 1 Sidoarjo, SMA Senopati Sidoarjo, dan SMA Negeri 1 Gedangan. Mereka akan mengikuti Jambore Generasi Hijau Nasional yang mempertemukan pemuda dari berbagai daerah di Indonesia untuk bertukar gagasan, pengalaman, dan inovasi di bidang pelestarian lingkungan.

Jambore Generasi Hijau merupakan program yang diinisiasi oleh Green Generation Indonesia dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, serta Kementerian Pendidikan. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kepemimpinan lingkungan sekaligus merumuskan solusi terhadap berbagai persoalan ekologis di daerah masing-masing.
Salah satu peserta menjelaskan bahwa keikutsertaan mereka dalam jambore tidak hanya bertujuan menambah wawasan, tetapi juga membawa berbagai program yang nantinya dapat diterapkan di Kabupaten Sidoarjo.
“Di sana kami akan bertemu dengan pemuda dari seluruh Indonesia untuk bertukar ide, pengalaman, dan inovasi. Hasil yang kami peroleh nantinya akan kami implementasikan kembali di Kabupaten Sidoarjo,” ujarnya.
Dalam audiensi tersebut, para pelajar memaparkan program pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang menitikberatkan pada edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah, sekolah, dan lingkungan sekitar.

Mereka menilai persoalan sampah masih menjadi tantangan besar yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, generasi muda diharapkan dapat menjadi pelopor perubahan melalui gerakan edukasi dan aksi nyata di lingkungan masing-masing.
Selain itu, mereka juga mengusung program “Tukar Bibit” yang akan dipresentasikan dalam Jambore Generasi Hijau Nasional. Program tersebut bertujuan mendorong penghijauan sekaligus menjadi media pertukaran ide dan inovasi lingkungan antarpeserta dari berbagai daerah.
Melalui program itu, para peserta dapat berbagi pengalaman mengenai pengelolaan lingkungan, penghijauan, dan pemberdayaan masyarakat yang telah berhasil diterapkan di daerah masing-masing.
Menanggapi pemaparan tersebut, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana memberikan apresiasi atas semangat dan kepedulian para pelajar terhadap isu lingkungan.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menciptakan perubahan dan membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus mendukung kegiatan positif yang dilakukan anak-anak muda. Kalian adalah generasi penerus yang nantinya akan membawa perubahan bagi lingkungan dan masyarakat,” kata Mimik.

Ia menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Oleh sebab itu, upaya menjaga kebersihan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
Mimik juga mendorong para pelajar untuk memulai gerakan lingkungan dari lingkup terkecil, seperti keluarga, sekolah, desa, dan komunitas sekitar.
“Saya melihat persoalan sampah ini sangat besar. Kesadaran harus dimulai dari lingkungan sekitar. Kalau satu orang memberi contoh dan mengajak yang lain, dampaknya akan semakin luas,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mimik menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk mendukung berbagai program lingkungan, termasuk pemanfaatan pupuk kompos hasil pengolahan sampah organik yang dapat digunakan untuk kegiatan penghijauan.
Selain itu, ia juga mendorong para pelajar untuk berani membangun komunikasi dengan perusahaan-perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) guna mendukung berbagai kegiatan pelestarian lingkungan.
Audiensi berlangsung hangat dan interaktif. Pertemuan tersebut menjadi momentum sinergi antara pemerintah daerah dan generasi muda dalam membangun budaya peduli lingkungan serta memperkuat komitmen bersama menuju Kabupaten Sidoarjo yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan. (*).
Reporter : Sugi.





