Empat Inovator Pendidikan Kabupaten Malang Masuk Nominasi EJIES 2026, Tiga Raih Top 25 Jawa Timur


MALANG | JWI – Ajang bergengsi East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2026 kembali menjadi panggung lahirnya berbagai inovasi pendidikan terbaik di Jawa Timur. Dari 50 nominator terpilih tingkat provinsi, empat inovator berasal dari lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang, Jumat (22/5/2026).

Keempat nominator tersebut menghadirkan gagasan inovatif yang berfokus pada transformasi pendidikan, penguatan karakter peserta didik, pengembangan keterampilan abad ke-21, hingga layanan pendampingan siswa yang lebih humanis dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Adapun empat nominator asal Kabupaten Malang tersebut meliputi:

  1. Dwi Anggraeni, S.Pd., M.Pd., Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang, dengan inovasi “Transformasi Tata Kelola Unit Produksi Sekolah Menjadi Inkubator Bisnis Inklusif”.
  2. Agus Harianto, M.Pd., Kepala SMAN 1 Turen, melalui inovasi LIWIDA (Literasi Wisata Daerah) yang bertujuan meningkatkan wawasan kewirausahaan, kesadaran lingkungan, dan wisata berkelanjutan melalui pembelajaran mendalam di sekolah.
  3. Inta Elok Youarti, M.Pd., Pengawas SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang, dengan inovasi “Berani Pulih”, yakni layanan tolong diri menggunakan pendekatan Konseling Realita berbasis media bagi korban perundungan atau bullying.
  4. Shinta Rahayu Widyasari, S.Pd., Guru Kimia SMAN 1 Kepanjen, dengan inovasi “SMART-MOL” (Smartphone-Based Molecular Learning), berupa laboratorium personal interaktif berbasis guided inquiry atau inkuiri terbimbing.

Pada malam penganugerahan EJIES 2026, dewan juri menetapkan 25 inovasi terbaik tingkat Jawa Timur yang masuk dalam kategori Top 25. Dari empat nominator asal Kabupaten Malang, tiga inovator berhasil menembus daftar prestisius tersebut dan mengharumkan dunia pendidikan Kabupaten Malang.

Penghargaan Top 25 EJIES 2026 diserahkan langsung oleh Khofifah Indar Parawansa dalam malam penganugerahan yang berlangsung meriah dan penuh apresiasi terhadap insan pendidikan inovatif di Jawa Timur.
Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang dalam mendorong budaya inovasi di lingkungan pendidikan. Berbagai gagasan yang lahir tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, layanan peserta didik, serta pengembangan ekosistem pendidikan yang adaptif dan berkelanjutan.

Capaian tersebut diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan lainnya untuk terus menghadirkan inovasi yang menjawab tantangan pendidikan masa kini dan masa depan.(*).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *